Ketua Umum BMD Papua Minta Pangdam Evaluasi Dandim Jayapura

share on:
Hendrik Yance Udam (tengah) dan Paul Ramandei (kanan) Serta Wakil Ketua I FKPPI Kota Jayapura, Dani Pardjer - Jubi/Arjuna
Hendrik Yance Udam (tengah) dan Paul Ramandei (kanan) Serta Wakil Ketua I FKPPI Kota Jayapura, Dani Pardjer – Jubi/Arjuna

Jayapura, Jubi – Ketua Umum Barisan Massa Demokrat (BMD) Papua, Hendrik Yance Udam (HYU) meminta Panglima Daerah Militer (Pangdam) XVII Cenderawasih mengevaluasi kinerja Dandim 1701 Jayapura, Letnan Kolonel (Inf) Andrianto.

Alasannya, yang bersangkutan dianggap tak bisa menjaga dinamika politik di Kota Jayapura, ketika berlangsung Apel Pilar Kebangsaan dan Bhakti Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) di halaman Kodim 1701 Jayapura, Selasa (25/8/2015).

“Saya tersinggung dengan sikap perilaku Dandim 1701 Jayapura. Kami minta Dandim dievaluasi karena tak mampu menjaga keseimbangan politik. Dandim harusnya profesional menjaga dinamika politik di Kota Jayapura. Apel itu dihadiri Ketua Komisi V DPR Papua, Boy Markus Dawir, namun beliau tak dihargai. Padahal beliau adalah pejabat negara,” kata HYU usai apel.

Tak dihargai yang ia maksud, dimana dalam susunan acara, Boy Markus Dawir direncanakan memberikan sambutan, namun ternyata tak diberi kesempatan. Padahal dia adalah salah satu sponsor kegiatan tersebut.

“Kami sudah memberikan batuan awal Rp 50 juta untuk FKPPI Kota Jayapura sebagai susksesnya konsolidasi ini. Gubernur Papua, Lukas Enembe juga sudah menjawab proposal untuk apel akbar pada 12 September mendatang. Beliau datang sebagai sponsor, bukan sebagai Calon Wali Kota Jayapura,” ucapnya.

“Dandim harus dievalusi agar kedepan tak seperti ini. Saya tersinggung karena ada pejabat yang dianak emaskan. Saya akan surati panglima TNI,” kata Ketua Himpas Papua itu.

Sementara Sekretaris FKPPI Kota Jayapura, Paul Ramandei mengatakan, pihaknya berterimakasih kepada Boy Markus Dawir yang sudah mau menjadi sponsor persiapan apel akbar kebangsaan FKPPI Papua dan Papua Barat, 12 September 2015.

“Bantuan awal yang diberikan kepada kami FKPPI Kota Jayapura Rp 50 juta. Total bantuan rencananya untuk Kota Jayapura Rp 200 juta. Kami dari pengurus FKPPI Kota Jayapura merasa kecewa dan mohon maaf, harusnya beliau menyampaikan sambutan. Namun kami atas nama semua pengurus dan anggota FKPPI Kota Jayapura menyatakan mendukung Boy Markus Dawir sebagai calon Wali Kota Jayapura,” kata Paul. (Arjuna Pademme)

 

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Ketua Umum BMD Papua Minta Pangdam Evaluasi Dandim Jayapura