Bougainville Memperingati Hari ‘Orang Hilang’ Dalam Perang Sipil

share on:
Salah satu pesan di poster untuk keluarga dan saudara yang masih hilang di Bougainville - ICRC
Salah satu pesan di poster untuk keluarga dan saudara yang masih hilang di Bougainville – ICRC

Jayapura, Jubi – Komite Palang Merah Internasional (The Internasional Committee for the Red Cross/ICRC) mengatakan banyak keluarga di daerah otonom Papua NuginiBougainville yang masih tidak tahu apa yang terjadi dengan beberapa anggota keluarga selama perang sipil 18 tahun lalu di negara tersebut.

Laporan Radio New Zealand pada Sabtu (29/8/2015) mengatakan, peringatan ‘Orang Hilang’ yang terjadi dalam perang sipil antara masyarakat Papua Nugini dan Bougainville itu tepat diperingati pada Hari Orang Hilang Internasional pada Minggu, 30 Agustus 2015. Untuk peringatan itu, masyarakat menandainya dengan berbagai kegiatan di Bougainville, dengan mengangkat tema ‘Dalam Kegelapan dan Masih Menunggu.”

Secara resmi, permusuhan tersebut telah berakhir 18 tahun lalu. Delegasi ICRC di Bougainville, Tobias Koehler mengatakan mereka tidak mampu memberikan kepastian angka berapa banyak orang yang telah hilang dalam perang tersebut, namun ia memastikan ada ratusan jiwa yang belum ditemukan kembali.

“Pada dasarnya anggota keluarga tidak memiliki pengetahuan tentang nasib mereka (orang hilang) dan keberadaan mereka, tentang apa yang sebenarnya telah terjadi pada mereka. Apakah mereka mati, apakah mereka telah dibunuh atau meninggal karena penyakit. Apakah mereka dimakamkan di tempat tertentu atau tubuh mereka hilang di laut. Ada banyak keluarga yang benar-benar hidup dalam ketidaktahuan tentang nasib orang yang mereka cintai,” kata Tobias Koehler, seperti dilaporkan Radio New Zealand, Sabtu (30/8/2015).

Kegiatan peringatan ‘orang hilang’ telah dimulai pada Sabtu dan berakhir pada Minggu di provinsi Arawa dan provinsi Buka. (Yuliana Lantipo)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bougainville Memperingati Hari ‘Orang Hilang’ Dalam Perang Sipil