Harga Hewan Sapi di Biak Melonjak

share on:

Biak, Jubi/Antara – Semakin dekatnya perayaan Hari Raya Idul Adha 1436 Hijriyah, harga hewan ternak sapi di Kabupaten Biak Numfor, sebulan terakhir melonjak naik hingga 30 persen. Berdasarkan data dihimpun, Senin (31/8/2015), harga hewan ternak sapi mencapai Rp 18 juta hingga Rp 20 juta per ekor. Sementara pada hari biasa harga jual hewan tersebut sekitar Rp 16 juta. Laasa, salah seorang peternak di Biak, mengakui kenaikan harga hewan sapi mendekati Hari Raya Idul Adha 1436 karena meningkatnya permintaan warga muslim untuk ibadah kurban. “Hewan sapi hasil penggemukan peternak sejak seminggu ini mulai diburu pembeli untuk keperluan ibadah kurban di Hari Raya Idul Adha,” ucapnya. Ia mengakui, harga ternak sapi diperkirakan masih akan meningkat karena makin dekat Hari Raya Idul Adha, biasanya permintaan akan semakin tinggi. “Permintaan yang tinggi memicu kenaikan harga jual di pasaran,” kata Laasa. Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Widiarto, mengakui harga jual daging sapi tetap stabil dijual di kota Biak sekitarnya berkisar Rp 100 ribu/kg. Sementara untuk harga ternak sapi, menurutnya, diserahkan ke mekanisme pasar karena jika permintaan meningkat akan berdampak dengan kenaikan harga barang yang dijual. “Secara umum ketersediaan daging sapi masih terpenuhi di Biak, ya ini terus bertahan hingga mendekati hari besar keagamaan,” katanya. Hingga Senin (31/8) pagi, harga jual sapi di tingkat peternak mencapai Rp 18 juta hingga Rp 20 juta per ekor. Sedangkan harga kambing rata-rata di atas Rp 4 juta per ekor. (*)

Editor : Dewi Wsulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Harga Hewan Sapi di Biak Melonjak