Gubernur Papua Undang PT. Korindo Bahas Listrik

share on:
Kepala Dinas Kehutanan dan Konservasi Papua, Yan Yap Ormuseray - Jubi/Alex
Kepala Dinas Kehutanan dan Konservasi Papua, Yan Yap Ormuseray – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Gubernur Papua Lukas Enembe mengundang PT. Korindo untuk membahas pembangkit listrik tenaga bio massa yang terintegrasi dengan Hutan Tanamanan Industri (HTI). 

Kepala Dinas Kehutanan dan Konservasi Alam Papua, Yan Yap Ormuseray, di Jayapura, Jumat (4/9/2015) mengatakan pertemuan kali ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Gubernur Papua ke PT. Korindo Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu.

“Gubernur minta Korindo berinvestasi di Papua, dalam rangka membangun tenaga listrik bio massa yang berintegrasi dengan HTI. Jadi tenaga listrik akan menggunakan limbah dan bahan baku kayu serta limbah kayu,” kata Yan usai pertemuan.

Menurut Yan, apa yang dilakukan Korindo di Kalimantan Tengah membuat Gubernur Lukas Enembe tertarik, sehingga mengundang PT. Korindo untuk membangun tenaga listrik bio massa yang terintegrasi dengan HTI di Papua.

Dimana lokasinya sudah ditentukan, yakni diantara Kabupaten Jayapura dan Kota Jayapura, dimana lahan yang sudah tersedia sekitar 12 ribu hektar.

“Gubernur memerintahkan supaya Senin (7/9/2015), hal ini sudah jalan. Namun masih menunggu Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangun Sekda Papua Elia I.Loupatty untuk dilakukan pembahasan mengenai pembebasan lahan,” ucapnya.

Yan katakan, jenis pohon yang akan ditanam pada HTI adalah jenis eucalyptus pellita asal Merauke yang merupakan jenis pohon yang bisa beradaptasi dengan cepat, sehingga diharapkan tanaman ini akan familiar ketika dicoba di Jayapura.

“Selain pohon eucaliptus pellita juga ada pohon jabon merah yang berasal dari Maluku. Jadi diharapkan kedepan, selain pohon eucalyptus pellita, Korindo juga akan menguji coba pohon jabon merah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Departemen Konsultasi dan Divisi Sumber Daya PT. Korindo, Hoon Kim mengatakan keberadaan pihaknya di Papua sudah 25 tahun, sehingga ingin bangun Hutan Tanaman Industri (HTI) kelistrikan di Bumi Cenderawasih.

“Ini sebenarnya permintaan Gubernur Lukas Enembe, karena kami sudah ada di Kalimantan Tengah (Kalteng), dimana disana sudah ada HTI, Power Plant dan lainnya,” kata Hoon Kim.

Menurut Hoon, saat gubernur berkunjung ke Pangkalan Bun, Kalteng dan melihat apa yang sudah ada disana, beliau berkeinginan model tersebut juga harus ada di Papua.

“Jadi saya bilang, ini membutuhkan lahan sedikit saja, dimana untuk tanaman sendiri butuhkan 7000 hektar, dan bisa menghasilkan listrik sebesar 10 megawatt,” ucapnya.

Untuk wujudkan keinginan gubernur, kata Hoon, pihaknya sudah melakukan survey ke beberapa daerah di Kabupaten dan Kota Jayapura untuk melihat mana yang cocok dikembangkan menjadu Hutan Tanaman Industri.

“Kami minta pemerintah provinsi Papua siapkan lahan sedikit untuk percobaan sambil menunggu ijin-ijin dari pusat dan sebagainya, karena itu akan memakan waktu cukup lama,” kata Hoon.

Hoon tambahkan, untuk lahan percobaan pihaknya membutuhkan lahan seluar 50-100 hektar untuk ditanam berbagai macam jenis kayu atau pohon buah buahan.

“Berbagai macam jenis kayu atau pohon buah buahan pokoknya akan ditanam dulu, disitu 1-2 tahun kita sudah bisa tahu apa yang paling cocok ditanam di Papua,” katanya lagi. (Alexander Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Gubernur Papua Undang PT. Korindo Bahas Listrik