Henderite Ohee, PhD : Papua Siap Gelar Seminar Nasional Biologi ke XXIII

share on:
Henderite Ohee, PhD Ketua Panitia Seminar Nasional Biologi ke XXIII di Papua-Jubi-dok
Henderite Ohee, PhD Ketua Panitia Seminar Nasional Biologi ke XXIII di Papua-Jubi-dokh

Jayapura, Jubi- Ketua Panitia Seminar Nasional Biolgi ke XXIII di Fakultas Matematika Ilmu Pengetahuan Alam(MIPA), Jurusan Biologi Universitas Cenderawasih Henderite Ohee, PhD mengatakan secara keseluruhan pelaksanaan seminar ini sudah siap dan tunggu pelaksanaannya, 8-9 September di  Ruang Auditorium Fakultas MIPA Uncen, Waena.

 

 

“Sudah rampung hampir 90 persen tinggal mengontak keynote speaker dan sebanyak 75 ahli biologi seluruh Indonesia baik dalam maupun luar negeri ikut berpartisipasi dalam seminar ini,”kata Ketua Panitia Henderite Ohee saat dihubungi Jubi, Jumat(4/9/2015).

 

Dia menambahkan peserta dari Fakultas MIPA Uncen jurusan Biologi sendiri akan menghadirkan sebanyak 10 dosen peneliti.

Ohee yang juga peneliti Rainbouw Fish Danau Sentani ini mengatakan seminar ini mengambil tema “Peran Ilmu dan Tekhnologi Hayati dalam mewujudkan Budaya Bangsa yang mandiri dan sejahtera”

Tampil sebagai pembicara dalam hajatan ilmuwan Biologi se Indonesia berasal dari Institut Pertanian Bogor yang membahas soal teknologi biologi atau Biotechnologi. Kata dia sesuai dengan potensi keanekaragaman hayati di Papua

Ohee yang juga Ketua Perhimpunan Biologi Cabag Papua sesuai dengan kekayaan keanekaragaman hayati tersebut tersebar di lima pulau besar dan pulau – pulau kecil, darat dan laut, di seluruh Indonesia. “Kekayaan hayati ini menjadi modal dasar dalam membangun masyarakat Indonesia yang lebih sejahtera,”katanya

Menurut Ketua Panitia yang akrab disapa Henny Ohee ini Seminar Nasional Perhimpunan Biologi Indonesia (PBI) Cabang Papua menjadi salah satu wadah yang dapat dipakai untuk mencapai tujuan tersebut antara lain menyediakan forum pertukaran informasi ilmiah yang berkaitan dengan penelitian biologi di Indonesia dan meningkatkan tukar menukar informasi ilmiah dalam bidang biologi antar sesama peneliti, ahli, dan semua pihak yang terkait untuk memberikan ide, hasil penelitian dan pemikiran demi kemanjuan ilmu pengetahuan khususnya dalam bidang biologi.

Selain diskusi dan sharring kata Ohee, acara yang akan berlangsung pada Selasa(8/9/2015) sampai dengan Rabu(9/9/2015) di Fakultas MIPA Uncen, Waena, Kota Jayapura menampilkan pameran hasil kerajinan mama-mama Papua seperti ukiran kulit kayu, pameran hasil penelitian Fakultas MIPA Uncen tentang manfaat obat-obatan dari keaneragaman hayati di Tanah Papua.

I Made Budi, peneliti dan dosen pada Faklutas MIPA, jurusan Biologi Uncen akan menampilkan hasil produksinya berupa penelitian buah merah yang telah dikemas bentuk cokelat buah merah, mesin pangkur sagu dan hasil penelitian lainnya.

Kutipan Jubi dari buku Ekologi Papua 2012, menyebutkan Papua merupakan habitat bagi 15.000-20.000 jenis tumbuhan(55 persen endemik), 602 jenis burung(52 persen endemik), 125 jenis mamalia(58 persen endemik),dan 223 jenis reptilia(35 persen endemik).

Binatang dan tumbuhan endemik ini mencakup burung Cenderawasih, kangguru pohon, ikan pelangi, beragam kupu-kupu dan ribuan tumbuhan dan binatang lainnya.

Buku Seri Ekologi Papua menyebutkan dengan kegiatan penelitian yang terus dilakukan dan terus berlangsung akan menemukan jenis-jenis speies baru.

Pada 2006 sebuah tim melakukan penelitian di Taman Marga Satwa Mamberamo Foja telah menemukan berbagai jenis amfibi dan tumbuhan baru, termasuk satu jenis rhodendron yang bunganya besar di antara marga tumbuhan ini.

Potensi Papua akan semakin besar dengan disetujuinya Protokol Nagoya yang akan memberikan perlindungan keanekaragaman hayati dan menjamin pemberian keuntungan bagi Indonesia terutama masyarakat lokal.(Dominggus Mampioper)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Henderite Ohee, PhD : Papua Siap Gelar Seminar Nasional Biologi ke XXIII