Legislator: Dimana Ramses Ohee Ketika Orang Papua Ditembak?

share on:
Anggota DPR Papua, Laurenzus Kadepa - Jubi/Doc
Anggota DPR Papua, Laurenzus Kadepa – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Pernyataan Ketua Barisan Merah Putih (BMP) Papua, Ramses Ohee yang menyebut aksi Komite Nasional Papua Barat (KNPB) yang membagikan selebaran dukungan Pasific Island Forum di Port Moresby, Papua Nugini, Senin (7/9/2015), adalah provokatif, dikecam anggota DPR Papua, Laurenzus Kadepa.

Anggota Komisi I bidang Politik, Hukum dan HAM itu mengatakan, pernyataan Ketua BMP tersebut justru akan memanaskan situasi. Katanya, jika Ramses Ohee seorang tokoh adat, pelaku sejarah, dan orang tua di Papua, dia harusnya bisa lebih bijaksana mengeluarkan pernyataan.

“Kalau dia seorang kepala suku, orang tua di Papua, atau pelaku sejarah, dia tak boleh bicara seperti itu. Apalagi dia mengatasnamakan rakyat Papua. Kalau memang dia salah satu orang tua atau tokoh adat di Papua, dimana dia ketika orang Papua ditembak? Kapan Ramses Ohee bicara ketika orang Papua ditembak atau dibunuh? Kapan dia bicara pelanggaran HAM di Papua,” kata Kadepa kepada Jubi, Senin (7/9/2015).

Ia mempertanyakan, ada kepentingan apa dibalik pernyataan Ramses Ohee itu. Katanya, kenapa yang bersangkutan baru bersuara dalam kondisi seperti sekarang ini.

“Kapan dia bicara mendorong penuntasan pelanggaran HAM di Papua. Apa usaha yang dia lakukan? Kalau memang dia orang tua di Papua atau kepala suku, kenapa dia bungkam selama ini. Kapan dia mendesak pemerintah pusat dan pihak terkait serta bersama rakyat membicarakan penyelesaian kekerasan di Papua. Selama ini dia diam saja,” ucapnya.

Katanya, jangan berkomentar di media ketika hanya ada kepentingan. Selama ini lanjut Kadepa, ia belum pernah mendengar seorang Ramses Ohee bersuara ketika ada orang Papua ditembak atau dibunuh.

“Ramses Ohee harus mengklarifikasi pernyataannya mengenai tuduhan kepada KNPB. Jangan memperkeruh situasi demi kepentingan pribadi,” katanya.

Sebelumnya, Ketua BMP Papua, Ramses Ohee mengatakan, apa yang diserukan KNPB mengenai dukungan Pasific Island Forum adalah isu provokatif yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Apa yang ada dalam PIF sangat bertentangan dengan persatuan yang selama ini mengikat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari Sabang sampai Merauke,” kata Ramses Ohee akhir pekan lalu. (Arjuna Pademme)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Legislator: Dimana Ramses Ohee Ketika Orang Papua Ditembak?