Dispenda Dogiyai Klaim PAD Meningkat

share on:

Dogiyai, Jubi – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Dogiyai mengklaim bahwa pendapatan asli daerah (PAD) kabupaten tersebut meningkat, tetapi belum signifikan. Karena itu, semua pihak diminta untuk bekerja sama meningkatkan PAD di tahun mendatang.

Tahun ini, PAD kabupaten itu sekira Rp 70-an juta, sementara tahun lalu hanya sekira Rp 58 juta.

“Ini berarti sudah meningkat,” kata Kepala Dispenda Kabupaten Dogiyai, Natalis Agapa kepada Jubi di ruang kerjanya di Mauwa, Dogiyai, Selasa (8/9/2015).

PAD kabupaten yang dimekarkan dari kabupaten Nabire itu bersumber dari retribusi pasar–yang terdiri dari kios-kios dan warung makan. Sedangkan, pajaknya berasal dari galian C yang berasal dari batu dan pasir.

Pajak dari galian C untuk tahun ini, tambahnya, belum masuk karena untuk sementara masih pertengahan. Hasil akhir akan dilaporkan pada bulan Desember mendatang.

“Kita di sini (Dogiyai: red) kabupaten baru dan masih belum apa-apa. Banyak usaha yang belum masuk di Dogiyai sehingga memang kita harus akui, PAD kita masih jauh dari harapan,” katanya.

Belum adanya kemajuan, tambah Agapa, membuat PAD masih belum meningkat secara signifikan. Jika ada restoran, karaoke, reklame, ataupun usaha apapun yang mendatangkan PAD ada, dirinya yakin akan ada peningkatan tajam dalam PAD.

Sejauh ini, lanjut Agapa, SKPD – SKPD di Dogiyai belum memikirkan untuk meningkatkan PAD. Kata dia, contohnya, dinas Perikanan. Hingga saat ini, dinas Perikanan belum buat kolam pemancingan. “Padahal, jika dinas Perikanan buat kolam pemancingan, itu salah satu cara untuk tingkatkan PAD,” lanjutnya.

Contoh lain, lanjutnya lagi, bidang Pariwisata pada dinas Dispora. Hingga saat ini, belum dipikirkan untuk buat tempat rekreasi atau pariwisata. Padahal, kata dia, banyak tempat yang bisa dijadikan tempat rekreasi.

Oleh karena itu, ia mengharapkan agar SKPD meningkatkan PAD dengan membuat program unggulan.

Warga Ekemanida, Yanuarius Goo meminta agar tiap SKPD membuat terobosan baru untuk meningkatkan PAD-nya, sebab banyak tempat di daerah itu yang bisa dijadikan tempat rekreasi. (Philemon Keiya)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dispenda Dogiyai Klaim PAD Meningkat