Imigrasi-IOM Pulangkan 26 ABK Myanmar

share on:

Ambon, Jubi/Antara – Kantor Imigrasi Kelas 1 Ambon bersama Organisasi Migrasi Internasional memulangkan 26 anak buah kapal berkebangsaan Myanmar.

“Ini merupakan pemulangan tahap lanjutan setelah akhir pekan lalu dipulangkan 105 ABK asal Myanmar melalui Jakarta dan dilanjutkan ke Yangon,” kata Kepala Imigrasi Ambon, Nanang Koesdaryanto, di Ambon, Maluku, Selasa (8/9/2015).

Kemudian untuk dua hari ke depan akan dipulangkan lagi puluhan ABK ke negara asal mereka, setelah mendapatkan pembayaran gaji dan pesangon dari pihak perusahaan perikanan tempat mereka bekerja.

Sebelum dibawa ke Bandara Internasional Pattimura, para ABK ini menjalani pemeriksaan kesehatan di kompleks Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Tantu oleh tim medis yang disediakan IOM.

Jumlah gaji dan pesangon yang dibayarkan PT. Sumber Laut Utama terhadap para ABK Myanmar bervariasi dan berkisar di antara level Rp 5 juta hingga Rp 137 juta, dan yang paling dominan besaran uang yang diterima antara Rp 7 juta hingga Rp 11 juta.

Seorang petugas IOM mengatakan, pemulangan ABK Myanmar hari ini ditanggung oleh mereka, sedangkan pihak perusahaan didesak membayar gaji dan pesangon para ABK yang usianya bervariasi antara 19 tahun hingga lebih dari 40 tahun.

Pasca pemberlakukan moratoriun bidang perikanan oleh pemerintah, IOM telah berkoordinasi dengan Imigrasi Ambon, Imigrasi Kota Tual, serta kedutaan besar Myanmar telah mengembalikan lebkih dari 600 orang dari Benjina, Kabupaten Kepulauan Aru, Kota Tual, dan Kabupaten Maluku Tenggara.

Selain Myanmar, ada juga ABAK yang berasal dari Laos dan Kamboja, sedangkan untuk ABK asal Myanmar di Kota Ambon yang sudah terdata mencapai 300 orang lebih.

Salah satu petugas Imigrasi Ambon, Fredik Siahaya, mengatakan pihaknya menugaskan tiga orang untuk ikut mengawal perjalanan puluhan ABK yang dilengkapi jaket warna biru tua bertuliskan IOM ini ke Jakarta. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Imigrasi-IOM Pulangkan 26 ABK Myanmar