BPKLN Papua Minta Pusat Segera Tetapkan Batas Maritim

share on:
Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua, Suzana Wanggai - Jubi/Alex
Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua, Suzana Wanggai – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Provinsi Papua meminta pemerintah Pusat segera menetapkan batas-batas maritim secara lengkap.

“Batas maritim sangat dibutuhkan untuk memperoleh kepastian hukum yang dapat mendukung berbagai kegiatan kelautan, seperti penegakan kedaulatan dan hukum di laut dan lainnya,” kata Kepala Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Papua, Suzana Wanggai, di Jayapura, Kamis (10/9/2015).

Suzana menilai, jika belum adanya kesepakatan batas laut Indonesia dengan Negara tetangga, dapat menimbulkan permasalahan saling klaim wilayah pengelolaan. Khususnya pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya perikanan.

Oleh karena itu, lanjutnya, pemerintah provinsi Papua di era kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Lukas Enembe-Klemen Tinal, telah melakukan penjajakan kerja sama dengan Negara-negara di kawasan pasifik.

“Mulai tahun ini kami sudah membuka kerja sama dengan negara-negara pasifik atau Negara-negara Melanesia dan Mikronesia (Republik Palau). Kerja sama ini dilakukan karena adanya hubungan budaya didalamnnya,” ucapnya.

Ia katakan, sampai saat ini Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dengan Republik Palau belum ada kesepakatan menyangkut masalah batas negara.

“Kesepakatan batas negara belum ada dan masih ada dalam perundingan. Ini porsinya Kementerian Luar Negeri RI. Jadi kalau untuk masalah peta ya jelas harus ada peta perbatasan, terutama kita yang berbatasan langsung dengan tiga negara, yakni PNG, Republik Palau dan Australia,” katanya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan jika dibandingkan dengan daerah lain, wilayah perbatasan di Papua banyak permasalahan yang harus dibenahi baik dari segi ekonomi, sosial maupun budaya.

“Komitmen ini sejalan dengan konsep Nawacita tentang membangun Indonesia dari pinggiran Papua dan wilayah perbatasan lainnya, bukan hanya sekedar slogan atau konsep belaka,” kata Klemen Tinal, Rabu (9/9/2015). (Alexannder Loen)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  BPKLN Papua Minta Pusat Segera Tetapkan Batas Maritim