KNPI Fokus Pemberdayaan Pemuda dan Ekonomi Kerakyatan

share on:

Jayapura, Jubi/Antara – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyatakan bahwa pihaknya akan lebih fokus pada pemberdayaan pemuda dan ekonomi kerakyatan.

Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus, di Jayapura, Kamis (10/9/2015), mengatakan, hal ini disebabkan dinamika dan perkembangan global dalam dunia politik dikhawatirkan akan berpengaruh pada generasi muda.

“Untuk itu, dalam pembinaan generasi muda, kami hanya memberikan sekitar 25 persen pada dunia politik dan sisanya lebih ke ekonomi serta pemberdayaan pemuda mandiri,” katanya.

Menurut Rifai Darus, untuk itu pihaknya mulai kini tidak akan lagi memfokuskan diri dalam dunia politik sebagai pembinaan generasi muda.

“Kami memberikan apresiasi dengan langkah yang diambil oleh KNPI Provinsi Papua untuk lebih fokus pada pemberdayaan dan ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Dia menjelaskan untuk mendukung program ekonomi dan pemberdayaan ini, pihaknya telah menjalin MoU (Memorandum of Understanding) atau nota kesepahaman dengan perhubungan dan kemaritiman.

“Nota kesepahaman ini terealisasi dengan adanya program ‘Pelni Market’ dan Desa Binaan yang merupakan gerakan ekonomi terstruktur dari pusat ke daerah,” katanya lagi.

Dia menambahkan hal ini bertujuan agar pemuda tidak harus selalu berpikiran bagaimana menjadi pegawai negeri sipil, namun dapat mengembangkan keahliannya di bidang lain untuk menjadi pekerja swasta seperti pengusaha dan lain sebagainya.

“Kami berharap KNPI di daerah tidak boleh menjadi statis, di mana program ekonomi ini harus terus berjalan sehingga kemandirian itu mulai nampak,” ujarnya lagi. Budi Suyanto. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KNPI Fokus Pemberdayaan Pemuda dan Ekonomi Kerakyatan