Stan Batu Akik Dominasi Pekan Kuliner di Kota Jayapura

share on:
Benhur Tomi Mano, Walikota Jayapura saat melihat-lihat stand batu akik yang ada di Pekan Kuliner Kota Jayapura, pada IKM yang digelar di Taman Imbi, Kota Jayapura, Papua – Jubi/Munir
Benhur Tomi Mano, Walikota Jayapura saat melihat-lihat stand batu akik yang ada di Pekan Kuliner Kota Jayapura, pada IKM yang digelar di Taman Imbi, Kota Jayapura, Papua – Jubi/Munir

Jayapura, Jubi – Pekan Kuliner Kota Jayapura pada program Industri Kecil dan Menegah (IKM) yang digelar di Taman Imbi, Kota Jayapura, Papua, selama empat hari 9-12 September 2015, merupakan ajang promosi untuk mengenalkan kuliner serta kerajinan khas Papua. Namun sangat disayangkan tema tersebut tidak sesuai dengan keadaan di lapangan.

Dari 100 stan yang disiapkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, 35 stan atau 35 persen diantaranya diisi oleh stan batu akik.

“Menurut kami pengunjung sesuai yang kami lihat di lapangan, saya lihat warga bukan datang mengunjungi stan kuliner melainkan mengunjungi stan batu akiknya, sementara temanya kan Fetival Kuliner Kota Jayapura bukan Festival Batu Akik,” kata Imanuel, warga Entrop, Distrik Jayapura Selatan, kepada Jubi di lokasi festival kuliner Kota Jayapura, Kamis (10/9/2015).

Lanjutnya, Pemkot Jayapura seharusnya bisa melihat hal ini, seharusnya yang ditampilkan bukan batu akik, tapi kuliner khas Papua. “Mungkin bisa batu akik juga ikut meramaikan, tetapi jangan sampai sebanyak ini stannya,” katanya.

“Sehingga nilai yang seharusnya ditonjolkan adalah kuliner dan kerajinan tangan Khas Papua, tetapi malah batu akik, sehingga masyarakat pun lebih berminat untuk mengunjungi stan batu akik,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Jein, salah seorang pemilik stan batu akik mengatakan, penjualan batu akik jenis Cycloop cukup menjanjikan karena masih banyak permintaan, baik dari penggemar di Papua maupun di wilayah nusantara lainnya.

“Banyak jenis batu akik Papua yang masih dipesan oleh penggemar, terutama dari Jakarta,” kata Jein di lokasi festival.

“Pengunjung paling banyak datang untuk melihat batu akik bukan melihat stan kuliner, karena kurangnya variasi kuliner yang ditampilkan oleh penyelenggara,” lanjutnya.

Ia menambahkan, keberadaan stan batu akik ternyata lebih di sukai oleh pengujung Pekan Kuliner, di lihat dari animo masyarakat yang memadati stand batu akik. (Munir)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Stan Batu Akik Dominasi Pekan Kuliner di Kota Jayapura