Anike Rawar: Bersyukur Suami Saya Bisa Diidentifikasi

share on:

Jayapura, Jubi – Proses identifikasi terhadap korban jatuhnya pesawat Trigana Air Service jenis ATR 42 PK YRN dengan nomor penerbangan IL 267 di Pegunungan Bintang Papua pada Minggu (16/8/2015) lalu membutuhkan waktu dan ketelitian tim Disaster Victim Identification (DVI) baik Polda Papua maupun tm DVI Mabes Polri.

 

Dari 27 kantong jenazah yang telah berhasil diidentifikasi menggunakan data primer dan skunder. Kini 13 kantong jenazah kembali berhasil diidentifikasi oleh Tim DVI Mabes Polri. Dari 13 jenazah tersebut, satu di antaranya yaitu Yustinus  Hurulean karyawan BUMN PT Pos Indonesia suami dari ibu Anike Rawar Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan Provinsi Papua.

Disaat upacara penyerahan jenazah dari pihak Polda Papua dalam hal ini Dokkes Polda Papua kepada pihak Trigana Air Service selanjutnya diserahkan kepada pihgak keluarga yang berlangsung di RS Bhayangkara, Kotaraja, Jayapura, Jubi berkesempatan mewawancarai Ibu Anike Rawar. Ibu tujuh anak tersebut mengungkapkan kegembiraannya karena suaminya bisa diidentifikasi oleh tim DVI walaupun kondisi tubuh sang suami sudah tidak utuh lagi.

“Saya bersyukur karena suami saya sudah bisa diidentifikasi. Saya ucapkan terimakasih kepada tim DVI yang telah bekerja maksimal untuk mengidentifikasi semua korban termasuk suami saya. Hanya doa yang bisa saya ucapkan agar korban yang belum bisa diidentifikasi agar dengan segera dapat diketahui,” katanya.

Anike Rawar menambahkan, dirinya dan juga ketujuh anaknya sudah tabah menerima musibah ini. “Awalnya memang terpukul. Namun ini semua adalah jalan Tuhan. Kita manusia boleh merencanakan namun Tuhan-lah yang menentukan,” ujarnya.

Isak tangispun tak terelakan ketika penyerahan jenazah dari pihak Trigana Air Servis kepada para keluarga korban. Tak pelak, semua keluarga korban yang hadir pada acara penyerahan jenazah tersebut hanyut dalam kesedihan. “Bapa..bapa, bangun sudah. Ko jangan pergi,” tangis anak bungsu dari almarhum Yustinus Hurulean.

Jenazah Yustinus Hurulean akan diberangkatkan ke Timika, Selasa (15/9/2015) dan menurut rencana akan dimakamkan pada Rabu(16/9/2015) di pekamaman umum di Kabupaten Mimika. Jenazah almarhum Hurulean telah diserahkan dari pihak Polda Papua ke PT Pos Indonesia Wilayah Papua dan Papua Barat.

Kapolda Papua, Irjen Pol. Paulus Waterpauw saat bincang-bincang dengan wartawan mengatakan bahwa dirinya tidak tahan kalau melihat keluarga korban menangis. “Saya cepat terbawa suasana. Apalagi tragedy seperti ini. Saya berdoa dan berharap agar keluarga korban dapat menerima musibah ini dengan lapang dada. Bukan hanya keluarga korban tetapi kami semua berduka atas insiden ini,” katanya. (Roy Ratumakin/Dominggus Mampioper)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Anike Rawar: Bersyukur Suami Saya Bisa Diidentifikasi