Pasien Keluhkan Ketiadaan Obat Kemoterapi di RSUD Dok II

share on:
kemo
Pasien Kemoterapi, Esye Karubuy mempertanyakan keterlambatan pengobatannya – Jubi/Munir

Jayapura, Jubi – Pasien kemoterapi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura, Papua, merasa khawatir setelah mendengar adanya isu bahwa satu pasien kemoterapi lainnya meninggal dunia akibat ketersediaan obat bagi pasien kemoterapi habis.

Seorang pasien Kemoterapi, Esye Karubuy seorang warga Dok IX, Kota Jayapura, Papua, ketika ditemui di RSUD Dok II,Senin,(14/9/2015) menuturkan,dirinya mendapat pelayanan kemoterapi karena stok obat habis.

Lanjutnya, pelayanan Kemoterapi bagi dirinya seharusnya dilakukan pada tanggal 8 Agustus lalu dan oleh pihak rumah sakit direncanakan kemoterapi selanjutnya pada tanggal 8 September namun hingga, Senin (14/9/2015) kemarin, belum juga diberikan pelayanan Kemoterapi.

“Saya sudah menunggu satu minggu lebih tidak ada pengobatan, sedangkan ada teman – teman yang lain, dua minggu. Bahkan kami dengar ada pasien dari ruang bedah wanita yang juga karena menunggu obat dia sudah meninggal. Ini menjadikan kami pasien kemoterapi ini merasa kekuatiran bagaimana dengan layanan dari pada RSUD ini,” katanya.

Masih kata Karubuy, pihaknya belum mendapat informasi pasti terkait belum diperolehnya pelayanan Kemoterapi dan pihaknya juga masih menunggu.

“Jadi kami pasien kemoterapi kami sangat merasa tidak puas dengan pelayanan yang ada di RSUD jayapura karena kami pasien yang tidak boleh ditunda. Artinya kemoterapi 1,2,3 dan seterusnya itu harus sesuai dengan jadwal,”katanya.

Hal senada juga diungkapkan oleh pasien lainnya asal Distrik Pirime,Kabupaten Lanny Jaya,Lince Wenda yang dirujuk ke RSUD Dok II Jayapura, namun selama beberapa hari ini belum mendapatkan pelayanan Kemoterapi karena kehabisan obat.

“Suster bilang tidak ada obat jadi kami kastaw DPR supaya mereka kastaw ke pihak RSUD. Jadi belum pasti kapan sudah ada obat. Kami di ruang bersalin dan sudah dipindahkan ke ruang kemoterapi. Obat tidak ada jadi ibu punya kandungan bagian kiri masih sakit,” katanya.

Ditempat yang sama pula, Marhani yang juga merupakan salah satu dari pasien mengungkapkan bahwa bukan hanya mereka bertiga saja yang merupakan pasien kemoterapi, sebab ada beberapa ibu lainnya yang juga menunggu pelayanan akibat kehabisan obat.

“Sebenarnya pasien kemoterapi banyak tapi kami diundang untuk menghadap direktur,” kata wanita berkerudung itu.

Kemoterapi adalah salah satu upaya yang dilakukan untuk membunuh sel-sel kanker dengan cara mengganggu fungsi reproduksi sel. dan Kemoterapi merupakan cara pengobatan kanker dengan cara memberikan sesuatu zat atau obat yang berfungsi dan mempunyai khasiat untuk membunuh sel-sel kanker. (Munir)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pasien Keluhkan Ketiadaan Obat Kemoterapi di RSUD Dok II