Jarak Pandang di Banjarbaru Hanya 50 Meter

share on:

Banjarbaru, Jubi/Antara – Jarak pandang di kawasan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, hanya berkisar 50 meter akibat kabut asap tebal dan pekat menyelimuti wilayah setempat.

“Jarak pandang semakin pendek hanya sekitar 50 meter sejak pukul 06.00 Wita hingga pukul 08.00 Wita,” ucap Saifullah, warga Karang Anyar Banjarbaru Utara, di Banjarbaru, Rabu (16/9/2015).

Ia mengatakan kabut asap yang menyelimuti kompleks perumahannya dan jalan-jalan perkotaan lebih pendek dibanding dua hari belakangan yang jaraknya masih di atas 100 meter.

Disebutkan, kepekatan kabut asap membuat pengendara motor memakai masker penutup hidung dan mulut agar tidak terhirup langsung udara mengandung partikel berbahaya itu.

“Saya dan anak termasuk hampir seluruh pengendara motor memakai masker. Mata juga perih akibat kena kabut,” ucap pekerja swasta itu usai mengantarkan anaknya ke sekolah.

Selain memenuhi seluruh ruang terbuka, serbuan kabut asap cukup tebal juga memenuhi ruangan dalam rumah sejak subuh sehingga sangat mengganggu aktivitas pagi hari.

“Napas anak saya sampai sesak dan terbatuk-batuk saat bangun tidur karena kabut asap memenuhi seluruh ruangan dalam rumah,” ucap ibu Wita, warga Taruna Praja.

Kepala Dinas Kesehatan Banjarbaru, Agus Widjaja, mengatakan kualitas udara termasuk kategori berbahaya karena jauh melampaui Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).

“Hasil pemantauan BTKL Banjarbaru kualitas udara melampaui standar ISPU sehingga masuk kategori berbahaya dan harus dihindari agar tidak terhirup secara langsung,” ucapnya.

Disebutkan, hasil pengukuran yang dilakukan pada tanggal 8-9 September 2015, ISPU mencapai 376 PM masuk kategori berbahaya dan tanggal 9-10 September 2015 mencapai 366 PM.

Kemudian, hasil pengukuran pada 10-11 September 2015, kualitas udara berada di bawah 150 PM dan termasuk kategori tidak sehat karena kabut asap tidak pekat dibanding sebelumnya.

“Sesuai standar ISPU, kualitas udara 0-50 dinyatakan sehat, 50-100 sedang dan 100-150 tidak sehat dan 150-200 sangat tidak sehat jika lebih dari 200 kategori berbahaya,” katanya.

Hingga pukul 09.00 Wita kabut asap berangsur-angsur hilang seiring kemunculan matahari disertai jarak pandang yang lebih jauh di atas 100 meter. (*)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Jarak Pandang di Banjarbaru Hanya 50 Meter