KPU Teluk Bintuni Priotitaskan Daerah Terisolir

share on:

Manokwari, Jubi/Antara – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Teluk Bintuni, Provinsi Papua Barat, dalam mendistribusikan logistik pemilihan kepala daerah akan memprioritaskan distrik-distrik terisolir.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Teluk Bintuni, Ahmad Rafideso, di Manokwari, Rabu (16/9/2015) mengatakan, ada delapan distrik yang sulit dijangkau yaitu Moskona Timur, Moskona Utara, Mardei, Masieta, Biskop, Moskona Barat, dan Dataran Baimes yang letaknya berdekatan dengan Kabupaten Manokwari.

“Kami sudah melakukan pemetaan, delapan distrik ini akan masuk dalam prioritas pertama, sebab, lokasinya jauh dari ibu kota kabupaten, dan tidak semua alat transportasi bisa masuk,” kata Ahmad.

Dari delapan distrik itu, kata Ahmad, ada dua distrik yang lokasinya paling susah dijangkau. Dua distrik itu masing-masing, Moskona Timur dan Moskona Utara.

“Hanya pesawat yang bisa menjangkau dua distrik ini. Lokasinya jauh, belum ada jalan darat, kecuali jalan setapak yang hanya bisa dilalui dengan jalan kaki,” katanya.

Dia mengatakan, biaya operasional pendistribusian logistik ke dua distrik ini paling tinggi dari distrik lain. KPU, kata Ahmad, menyewa pesawat seharga Rp 48 juta per distrik untuk sekali penerbangan.

Pada Pilkada ini, kata Ahmad, baik untuk Distrik Moskona Timur maupun Moskona Utara, masing-masih butuh dua kali penerbangan untuk mengantar logistik ke sana.

“Saat ini harga bahan bakar pesawat sedang naik, ada kemungkinan biaya sewa meningkat,” Ahmad menambahkan.

Secara keseluruhan, kata Ahmad, biaya yang harus dikeluarkan KPU untuk mendistribusikan logistik di 24 distrik di Teluk Bintuni, berkisar antara Rp 600 hingga Rp 800 juta. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber : Antara
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KPU Teluk Bintuni Priotitaskan Daerah Terisolir