Pembangunan Ketahanan Pangan Perlu Koordinasi

share on:
Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Rosina Upessy - Jubi/Alex
Asisten Bidang Umum Sekda Papua, Rosina Upessy – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Asisten Bidang Umum Papua, Rosina Upessy mengatakan pembangunan ketahanan pangan pada dasarnya memerlukan koordinasi yang mantap dan sinergis antara provinsi, kabupaten dan kota, sehingga tersedianya informasi situasi pangan dan gizi untuk pelaksanaan intervensi bagi penanganan kerawanan pangan.

“Disamping itu, pelaksanaan program pemantapan ketahanan pangan juga diharapkan lebih terarah dan fokus dalam rangka, pemenuhan pangan dan gizi serta peningkatan pendapatan masyarakat di kampung-kampung,” kata Rosina Upessy di Jayapura, Minggu (20/9/2015).

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, ujar Rosina, pemerintah provinsi melalui dana Otsus agar dapat mengalokasikan anggaran pada kegiatan pemenuhan gizi guna menunjang koordinasi dan operasional dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan pada tingkat rumah tangga.

“Perhatian yang diberikan tersebut sangat beralasan karena pemenuhan pangan bukan hanya masalah moral atau etika saja, namun lebih dari itu, pemenuhan pangan merupakan masalah mendasar dan merupakan hak asasi manusia,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Koordinasi Penyuluh Provinsi Papua Altikal Patulak mengaku, sampai saat ini baru tiga kabupaten di Papua yang memiliki peta ketahanan pangan dan kerentanan pangan, yakni Jayawijaya, Jayapura dan Mimika.

“Sementara kabupaten lain, kami sementara melakukan pemetaan untuk dilakukan penyusunan peta ketahanan pangan dan kerentanan pangan,” kata Altikal.

Namun untuk Kabupaten Mimika dan Kota Jayapura, ujar Altikal Patulak ketahanan pangan sudah baik. Untuk Kabupaten Jayawijaya masih merah atau belum baik. “Jadi masih perlu intervensi untuk ketahanan pangan dan gizi di Kabupaten Jayawijaya,” ucapnya. (Alexander Loen)

 

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pembangunan Ketahanan Pangan Perlu Koordinasi