Kasus Bintuni, TNI Kooperatif Jika Terbukti Bersalah

share on:

Sorong, Jubi – Komandan Korem 171 Praja Vira Tama Sorong, Brigjen TNI (Purnawan) Widi Adaru Danrem Widi Adaru mengatakan, pihaknya kooperatif terhadap hasil penyelidikan jika oknum TNI berinisial SJ terlibat dalam pembunuhan sadis di kelurahan Sibena, kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, 25 Agustus lalu. SJ diduga terlibat membunuh seorang ibu rumah tangga dan dua orang anaknya.

“Tersangka sudah saat ini telah diamankan Satuan Denpom Kodam XVII/Cenderawasih di Jayapura guna penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap keterlibatan pelaku, apakah yang bersangkutan benar-benar terlibat atau tidak,” kata Brigjen Widi Adaru ketika ditemui Jubi di Ruangan VIP bandara D.E.O Sorong, Senin (21/9/2015).

Tokoh Masyarakat Toraja Suparjo mengutuk keras tindakan tidak manusiawi yang dilakukan pelaku.

“Kami mengutuk! Kami desak pelakunya harus dihukum seberatnya, bila perlu hukuman mati,” kata Suparjo.

Pembunuhan seorang ibu dan dua anaknya 25 Agustus lalu itu baru diketahui dua hari kemudian oleh keluarga korban. Lalu kasus itu dilaporkan ke Polres Teluk Bintuni.

Ketiga korban adalah Frelly Dian Sari–26 tahun dan dua anaknya, Cicilia Putri Natalia—6 tahun dan Andika—2 tahun. (Niko MB)

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Kasus Bintuni, TNI Kooperatif Jika Terbukti Bersalah