Perbatasan RI PNG Minim Fasilitas Umum

share on:
Para pengunjung di wilayah Perbatasan RI-PNG, Wutung - Jubi/Roy Ratumakin.
Para pengunjung di wilayah Perbatasan RI-PNG, Wutung – Jubi/Roy Ratumakin.

Jayapura, Jubi – Perbatasan RI-PNG menjadi daya tarik para wisatawan lokal di hari kerja maupun libur. Apalagi pada hari pasar yang jatuh pada Senin dan Kamis bulan berjalan. Sayangnya, fasilitas umum dari Pemerintah Indonesia masih sangat kurang.

Yulin (32), salah satu pengunjung perbatasan, mengatakan belum ada fasilitas umum seperti angkutan umum, kuliner, dan aksesoris khas Papua dijual di perbatasan.

“Saya datang ke sini bersama keluarga, menggunakan kendaraan pribadi. Saya lihat ada beberapa pengunjung yang menyewa mobil untuk sampai ke sini,” katanya kepada Jubi, beberapa waktu lalu di perbatasan RI-PNG, Skouw, Kota Jayapura.

Yulin menambahkan kedatangan dirinya beserta keluarganya ke perbatasan karena ingin melihat bagaimana kehidupan masyarakat di perbatasan RI-PNG, juga sekedar berfoto bersama keluarganya di beberapa tempat seperti di Tugu dan juga pintu masuk ke wilayah PNG.

“Seharusnya pernak-pernik dari Papua harus dijajakan di sini, seperti aksesoris gantungan dinding. Jadi kalau ada warga negara PNG yang berkunjung ke wilayah RI bisa membeli aksesoris kita. Saya hanya lihat aksesoris PNG. Tanggung kalau tidak beli, apalagi harganya lebih murah ketimbang kita beli di Kota Jayapura,” katanya.

Hal senada juga dikatakan Carlos. Menurutnya, banyak sekali pengunjung dari Kota dan Kabupaten Jayapura. Namun fasilitas penunjang masih sangat minim.

“Mungkin ke depan ada baiknya dibuka cafe-cafe dan juga penginapan,” katanya.

Hal tersebut sangat beralasan karena sebagian penunjung yang ingin berkunjungan ke perbatasan RI-PNG harus membawa bekal sendiri dari rumah.

“Kami membawa makanan dan minuman dari rumah. Kalau di sini mau beli dimana? Apalagi kalau kita datang tidak pas dengan hari pasar, otomatis kami harus membawa bekal sendiri,” katanya. (Roy Ratumakin)

 

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Perbatasan RI PNG Minim Fasilitas Umum