Koya Tengah, Jadi Endemis Filariasis di Kota Jayapura

share on:
ilustrasi penyakit kaki gajah-IST
ilustrasi penyakit kaki gajah-IST

Jayapura, Jubi – Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura, Arif Dwi Darmanto mengakui dari hasil evaluasi terakhir pihaknya mensinyalir sejumlah orang positif meningkat kena penyakit filariasis di Kampung Koya Tengah.

 

“Dari data terakhir yang berjumlah 21 kasus, kini bertambah lagi. Kota Jayapura dan berbagai kabupaten lainnya juga termasuk daerah endemis yang artinya ada kasus filairasis,” ujar Arif kepada Jubi, Kamis (24/9/2015)

Arif mengungkapkan Program Eliminasi Filariasis akan dilanching secara simbolis oleh Gubernur Papua pada 5 oktober mendatang, dan Kota Jayapura sekaligus menjadi tempat pencanangannya.

“Kita akan dibantu oleh Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dan memang tidak secara langsung secara serentak kita juga akan libatkan puskesmas dan pustu untuk bekerja membagikan kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, mengutip media Jakartaguna mendukung program pemerintah pada tanggal 1 Oktober 2015 mendatang. Program tersebut bernama Bulan Eliminasi Kaki Gajah (BEKG), yang bekerja sama dengan Kemenkes sebagai bagian dari kampanye pemerintah untuk mengajak masyarakat meminum obat anti kaki gajah setiap satu tahun sekali di setiap tanggal tersebut, selama lima tahun guna mencegah penyakit itu.
“Ini merupakan program pemerintah, karena menurut penelitian obat pencegah kaki gajah tersebut terbukti dapat mengeliminasi kasus penyakit kaki gajah sebanyak 1 persen per tahun,” ungkap Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan, Muhammad Subuh.

Dia juga menjelaskan, kasus penderita penyakit kaki gajah semakin berkurang setiap tahunnya. Terhitung sejak tahun 1980-an jumlah penderita penyakit ini sebanyak 19,5 persen, sedangkan pada akhir tahun 2014 jumlah penderita berkurang sebanyak 4,6 persen.

Sementara di tahun 2020 mendatang, pemerintah berharap jumlah penderitanya kembali turun minimal sebanyak satu  persen. Maka bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan yang endemi, Subur menyarankan agar masyarakat mau mengikuti dan mendukung program pemerintah tersebut, guna mengurangi penyebaran penyakit kaki gajah. (Sindung Sukoco)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Koya Tengah, Jadi Endemis Filariasis di Kota Jayapura