Mahasiswa Baru Diminta Menyesuaikan Diri dengan Dunia Kampus

share on:
Ridwan Al-makassary - Ist
Ridwan Al-makassary – Ist

Jayapura, Jubi – Mahasiswa baru diminta menyesuaikan diri dengan dunia kampus, karena mahasiswa baru sebagai individu akan mengalami pembentukan di universitas merupakan generasi muda yang menjadi harapan dan tumpuan bangsa untuk dapat melanjutkan pembangunan demi kesejahteraan bangsa.

Hal itu disampaikan Dosen Jurusan Hubungan Internasional, Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Papua, Ridwan al-Makassary.

“Biasanya mereka baru masuk menjadi mahasiswa baru itukan harus memiliki arah yang jelas, karena, kalau tidak ada arah yang jelas, pasti persoalannya rumit. Menginjak usia mahasiswa itu 3 atau 4 tahun, salah pergaulan, seperti salah pacaran dalam arti yang negatif kemudian mereka cenderung tidak terlalu fokus lagi untuk mereka selesaikan kuliah,” katanya kepada Jubi di Jayapura, Jumat (25/9/2015).

Menurut Ridwan, untuk menanggulangi hal itu penting sekali komunikasi dengan yang baik antara mahasiswa dan orang tua atau walinya, termasuk juga wali mahasiswa yang ada di kampus.

“Karena, walinya yang di kampus ini tahu persis perkembangan akademiknya. Sepertinya, sering masuk dalam ruang kelas atau tidak,” jelasnya.

Menurutnya mahasiswa harus selalu fokus pada tujuan awal, jangan sampai masuk ke dalam kelompok-kelompok yang tidak terlalu peduli untuk menyelesaikan perkuliahan. “Itu juga bisa berbahaya. Jadi, hubungan komunikasi antara mahasiswa dan orang tua serta dengan dosen itu harus dibangun terus,” terang Alumni Kelas 18 Rotary Peace Center pada Universitas Chulalongkorn, Thailand ini.

Ridwan yang juga Anggota informal Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB) Provinsi Papua ini menilai, terkadang pihak kampus tidak ketat menerapkan aturan, seperti membiarkan mahasiswa walaupun nilainya tidak memenuhi. Pembimbing di akademik tidak terlalu peduli. Kemudian ada kelonggaran mahasiswa diberikan terlalu gampang untuk cuti. Hal lain adalah menambah masa studi.

“Kampus harus seriusi persoalan ini. Ketat jalankan aturan, jadi pihak kampus juga terus ingatkan kepada mahasiswa, masa perkuliahannya ada batas waktunya. Setiap tahun ajaran baru harus selalu sampaikan kepada mahasiswa, agar mahasiswa itu tetap fokus belajar,” ujarnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP) Komisi I bidang Pemerintahan, Hukam dan HAM, Laurenzus Kadepa mengatakan, diharapkan agar para mahasiswa baru yang masuk di perguruan tinggi pada tahun jaran ini untuk atur manajemen waktu yang benar agar kelak bisa selesai pada tepat waktu.

“Kami minta mahasiswa hargai harapan orang tua mereka masing-masing yang menginginkan pendidikan dari anaknya selesai tepat waktu,” ujar Laurenzus Kadepa kepada Jubi via sambungan telepon selular, Jumat (25/9/2015). (Abeth You)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mahasiswa Baru Diminta Menyesuaikan Diri dengan Dunia Kampus