Cabor Pra PON Papua Didominasi Atlet Bayaran?

share on:
Ilustrasi Atlet Selam Papua - Jubi/Doc
Ilustrasi Atlet Selam Papua – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Sejumlah Cabang Olahraga (Cabor) Pra PON Papua yang dipersiapkan bertanding pada PON IXX Jawa Barat, 2016 mendatang, diduga memakai yang dikontrak dari luar Papua.

Ketua Fraksi Hanura DPR Papua, Yan Permenas Mandenas mengatakan, kini dihampir semua Cabor, Papua memakai atlet dari luar Papua. Padahal kata dia, jika Papua tuan rumah PON 2020 mendatang,tak hanya sukses penyelenggaran, namun juga harus sukses prestasi.

“Hampir semua Cabor pakai atlet kontrak. Kini bagaimana membina dan memperisapkan atlet-atlet potensial dari tanah Papua untuk PON 2020. Akan bangga kalau pada PON 2020, atlet Tanah Papua sendiri yang dipakai dan bisa berprestasi. Tapi kalau seperti sekarang, masih banyak kontrak – kontrak atlet untuk PON 2016. Kalau hanya untuk mengejar prestasi pada PON 2016, saya pikir tak akan jadi identitas utama Papua pada PON 2020 mendatang,” kata Yan, Senin (28/9/2015).

Menurutnya, hasil yang didapat Papua pada PON 2016 mendatang, harus jadi tolok ukur untuk mengevaluasi sistem pembinaan atlet. Mulai sekarang, KONi juga mempersiapkan atlet yang memang berasal dari Tanah Papua. Bukan diambil dari luar Papua.

“Ini agar kita bangga kalau atlet Papua bisa berprestasi. Papua bukan kehabisan atlet, tapi tak bisa mempersiapkan atlet. Jadi saya minta KONI harus membina atlet. Kita kalah dipembinaan. Makanya pakai atlet yang siap pakai,” ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Pengprov PBVSI Papua, Paulus Waterpauw mengatakan, juga tak setujuh jika ada praktek pembelian atlet untuk mengejar prestasi. Katanya, hal itu tak sportif, dan sama saja kegagalan dalam membina atlet. (Arjuna Pademme)  

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Cabor Pra PON Papua Didominasi Atlet Bayaran?