DPRD Jayawijaya Pertanyakan Fungsi Alun-alun Kota Wamena

share on:

Wamena, Jubi – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jayawijaya mempertanyakan fungsi pembangunan alun-alun Kota Wamena, di depan kantor Bupati Jayawijaya, yang kini dijadikan sebagai tempat penampungan material proyek.

Ketua Komisi A DPRD Jayawijaya, Herman Pabika kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (28/9/2015) menjelaskan, hampir tiga tahun rencana pembangunan alun-alun kota yang di dalamnya terdapat menara itu terbengkalai. Tumpukan material proyek bahkan disimpan di area pembangunan alun-alun kota tersebut, padahal berhadapan langsung dengan kantor Bupati Jayawijaya.

“Setelah melakukan kunjungan kerja dari Komisi A, kami melihat alun-alun tersebut dalam keadaan yang memprihatinkan karena pembangunannya tidak berjalan baik. Lokasi pembangunannya untuk menampung bahan material proyek. Kami melihat bahwa material yang ada tidak dipergunakan untuk pembangunan, tetapi untuk bangunan lain,” kata Herman.

Ia melanjutkan, tempat yang berhadapan langsung dengan kantor bupati tersebut sangat kotor hingga mengakibatkan tamu daerah yang berkunjung ke kantor bupati Jayawijaya merasa tidak nyaman.

Maka dari itu, pihaknya meminta agar pengusaha dan dinas yang melakukan pekerjaan tersebut segera memindahkan penampungan material yang ada di lokasi itu.

“Kami harap sebelum tanggal 10 Desember bertepatan dengan HUT Kota Wamena ke-60, lokasi itu sudah harus bersih supaya ada kenyamanan untuk masyarakat dan tamu daerah. Batu dan pasir yang disimpan di situ untuk pembangunan lain. Jadi, segera dipindahkan,” pintanya.

Dirinya juga mengakui, pembangunan pagar alun-alun tersebut dananya juga sudah dimasukkan dalam dana perubahan tahun 2015 yang sudah disetujui sehingga dirinya meminta untuk segera dibangun.

“Proyek itu sudah hampir dua tahun, tetapi tidak selesai-selesai, dan selain bahan untuk pembangunan menara salib dan alun-alun jangan di buat di situ,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, Jubi mengonfirmasi ke Dinas PU Kabupaten Jayawijaya, tetapi belum ada tanggapan. (Islami)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DPRD Jayawijaya Pertanyakan Fungsi Alun-alun Kota Wamena