Gempa 5,4 SR di Kota Jayapura, Tak Berpotensi Tsunami

share on:
Kepala Bagian Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, Darmawan, saat memberikan keterangan di Kantor BMKG Kota Jayapura, Papua – Jubi/Munir
Kepala Bagian Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V Jayapura, Darmawan, saat memberikan keterangan di Kantor BMKG Kota Jayapura, Papua – Jubi/Munir

Jayapura, Jubi – Rabu (30/9/2015) gempa bumi mengguncang Kota Jayapura, Papua dan sekitarnya.  Berdasarkan informasi yang diterima Jubi, gempa terjadi pukul 08.20 WIT, berkekuatan 5.4 skala richter. Pusat gempa berada pada 2.490 Lintang Selatan (LS) – 140.330 Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 KM. Dan tak berpotensi tsunami.

Lokasi gempa didarat, pada: 22 KM Barat Laut Kabupaten Jayapura-Papua atau 41 KM Barat Laut Kota Jayapura dan 75 KM Barat Laut Keerom-Papua. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Intensitas gempa paling besar dirasakan diwilayah Kabupaten Jayapura dengan intensitas IV MMI, III-IV MMI di Kota Jayapura, III-IV di Genyem dan III MMI di Kabupaten Keerom.

Kepala Bagian Data dan Informasi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah V di Jayapura, Darmawan, meminta kepada masyarakat untuk tidak perlu kawatir, namun tetap waspada, karena BMKG tidak bisa mendeteksi dini kapan gempa akan terjadi.

“Tidak berpotensi karena titik gempa berada di darat. Akan berpotensi tsunami jika titik gempa di laut dan berada di kedalaman diatas 10 KM dan kekuatan gempa diatas 6 SR,” kata Darmawan di Kota Jayapura, Rabu (3/9/2015).

“Jalur lempengan gempa yang terjadi di Jayapura berbeda dengan gempa yang terjadi di Sorong, Papua Barat. Memang banyak yang mengira sama, tapi berdasarkan pantauan kami itu berbeda jalur,” lanjutnya.

Ditanya soal berapa lama getaran yang terjadi, pihaknya mengatakan getaran yang terjadi sekitar empat menit, namun yang dirasakan oleh masyrakat hanya berkisar dua sampai lima detik.

Meski gempa tersebut tidak menimbulkan kerusakan, namun sempat menimbulkan kepanikan dikalangan masyarakat.

Ditempat terpisah, Warga Perumnas II, Kelurahan Waena, Distrik Heram Kota Jayapura, Gladys Erari mengaku panik akibat gempa yang terjadi.

“Saat terjadi gempa saya sedang ingin mandi, tetapi karena guncangan tersebut saya lari keluar, karena takut ada reruntuhan bangunan yang menimpa saya,” kata Gladys Erari kepada Jubi, Rabu (30/9/2015). (Munir)

Editor : Victor Mambor
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Gempa 5,4 SR di Kota Jayapura, Tak Berpotensi Tsunami