Dua Anggota Polda Papua Terindikasi Gunakan Narkoba

share on:
Ilustrasi Anggota Polisi - Jubi/Doc
Ilustrasi Anggota Polisi – Jubi/Doc

Jayapura, Jubi – Dua orang anggota polisi di Polda Papua terindikasi menggunakan Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba), ketika tim Polda Papua melakukan tes urine terhadap sejumlah anggota polisi di Polda setempat, Kamis (1/10/2015).

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal (Pol) Paulus Waterpauw mengatakan, tes urine itu merupakan kebijakan pihaknya, lantaran menyadari diberbagai daerah, banyak anggota polisi yang terindikasi kuat masuk dalam sindikat jaringan Narkoba.

“Kita lihat di media di beberapa wilayah di tanah air banyak sekali yang terlibat Narkoba sehingga kami mengambil langkah pencegahan. Sampai kemarin, hasilnya baru dua orang yang terindikasi. Sementara ada dua atau tiga yang perlu diperiksa ulang karena sepertinya mereka coba mensiasati. Air seninya tidak murni. Saya bilang hati-hati, kalau anda reserse jangan ada upaya-upaya menghilangkan barang bukti. Itu hukumannya jauh lebih berat,” kata Kapolda Waterpauw, Jumat (2/10/2015).

Menurutnya, tak ada toleransi terhadap anggota pengguna Narkoba. Meski kini ada aturan agar mereka direhabilitasi, tapi bagi Waterpauw tak ada toleransi. Mereka yang ketahuan teridikasi pengguna Narkoba, akan dikenakan sanksi sosial.

“Akan dikembalikan kembali dididik di SPN, agar mereka kembali mengingat mereka dulu menyatakan sumpah janji di sekolah kepolisian untuk mengabdi kepada rakyat dan negara. Tidak ada lagi embel-embel. Saya juga sudah ingatkan pimpinannya memberikan warning kepada mereka,” ucapnya.

“Secara diam-diam saya suruh menyiapkan perlengkapan tes. Ketika saya memberikan arahan saya sudah mengamati. Ada diantara mereka semacam ngantuk-ngantuk. Gelisah-gelisah. Jadi saya coba untuk buktikan itu. Dalam aturan tak ada mengijinkan sesorang melakukan perbuatan seperti itu, apalagi ikut dalam jaringan dan sebagainya,” katanya lagi. (Arjuna Pademme)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dua Anggota Polda Papua Terindikasi Gunakan Narkoba