Pernyataan Ketua KAPP Sorong Dinilai Keliru

share on:

Sorong, Jubi – Anggota DPRD Kabupaten Sorong, Papua Barat, Torianus Kalami menilai, pernyataan Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua (KAPP) Kabupaten Sorong, Soleman Suu sangat keliru. Disebutkan Marthen banyak proyek di Sorong dimonopoli DPRD.

Namun menurut Torianus, seharusnya KAPP Kabupaten Sorong mengevaluasi diri untuk menyikapi persoalan internal. Torce bahkan menyebutkan bahwa KAPP sudah diberikan proyek tetapi tidak serius mengerjakannya, bahkan menjual proyek kepada pihak lain.

“Mereka seharusnya sadar diri, ada proyek perkebunan sagu dan kopi di Klaili yang diberikan pemerintah kabupaten tetapi gagal,” kata Torianus kepada Jubi di Sorong, Minggu (4/10/2015).

Menurut Torianus, pembentukan KAPP merupakan implementasi dari lahirnya undang-undang Otonomi Khusus di Tanah Papua. karena itu, KAPP harus mengakomodir semua suku di Papua.

“Tanah Papua bukan suku Moi saja, ada Biak, Serui, Jayapura atau Wamena. Mereka harus pahami itu,” kata Kalami.

Menurut dia, tidak benar ‘bermain’ dalam proyek yang diberikan pemerintah setempat. Karena itu, kepada KAPP, setidaknya Ketua KAPP Sorong membeberkan fakta dan data yang valid jika memang itu benar, bukan membangun opini publik.

Sebelumnya Ketua Kamar Adat Pengusaha Papua Soleman Suu, di salah satu media lokal edisi 2 Oktober 2015 menuding DPR setempat menjual proyek. (Niko MB)

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pernyataan Ketua KAPP Sorong Dinilai Keliru