Di Dogiyai, Pencaker Meningkat, Lowongan Terbatas

share on:

Dogiyai, Jubi – Para pencari kerja (pencaker) di Kabupaten Dogiyai semakin meningkat berbarengan dengan banyaknya sarjana yang baru diwisuda tiap tahun. Padahal lowongan kerja terbatas.

Kepala Dinas Kependudukan, Catatan Sipil dan Tenaga Kerja Kabupaten Dogiyai, Willem Kegiye, mengakui selama ini ribuan pemuda di kabupaten itu masih mengganggur.

Para pengangguran mempunyai potensi, tetapi belum ada kesempatan. “Bagaimana kita mau tahu potensi dari pemuda, kalau para pemuda itu tidak diberikan kepercayaan?” katanya.

Mantan Kepala SMA Negeri I Dogiyai itu menambahkan, dengan belum tersedianya lapangan kerja bagi generasi muda, maka selama ini yang terjadi tindakan makar atau melawan negara, memalak di jalan dan mengonsumsi minuman beralkohol.

“Sekarang ini banyak pemuda yang mengonsumsi minuman keras (miras). Banyak pemuda juga mati sia-sia karena berbagai penyakit. Ini semua akibat tidak ada lapangan kerja,” katanya.

Tokoh Pemuda Dogiyai, Yanuarius Goo, mengatakan, jika ada lapangan kerja, maka tidak ada lagi pemuda dan pengangguran yang tinggal di rumah tanpa kerja.

“Di Dogiyai ini banyak orang yang sudah meraih gelar sarjana. Namun, berbagai ilmu yang sudah didapati selama pendidikan itu seakan tidak berguna sama sekali di Dogiyai,” kata Goo. Namun ia tidak merinci jumlah sarjana baru yang dimaksudkan tersebut. (Philemon Keiya)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Di Dogiyai, Pencaker Meningkat, Lowongan Terbatas