Panwas akan Rekrut 446 Pengawas Pemilu di TPS

share on:
bimtek
Ketua Panwas Merauke, Benediktus Tukedjo. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Merauke, Benediktus Tukedjo mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan petugas di Panwas Distrik agar segera mengirim nama-nama pengawas pemilu yang akan ditempatkan pada 446 tempat pemungutan suara (TPS) di 160 kampung, delapan kelurahan serta 20 distrik.

Hal itu disampaikan Tukedjo ketika ditemui Jubi di ruang kerjanya Kamis (8/10/2015). “Kita berharap agar pada November, nama-nama pengawas pemilu di tingkat TPS, sudah dapat dikirim ke Panwaslu Kabupaten Merauke. Sehingga dapat dikeluarkan Surat Keputusan (SK) untuk dapat diatur jadwal bimbingan teknis (bimtek) kilat,” ujarnya.

Bimtek kilat, demikian Tukedjo, sangat penting untuk dapat memberikan pemahaman secara baik dan benar kepada petugas di TPS tentang tugas dan tanggung jawab yang harus dilaksanakan pada saat pencoblosan hingga proses penghitungan surat suara.

“Memang tugas dan tanggung jawab pengawas pemilu di TPS sangat berat juga. Karena mereka harus melihat dan ikut menjaga situasi di sekitar saat berlangsung proses pencoblosan serta penghitungan surat suara ,” tuturnya.

Ditambahkan, pengawas pemilu di TPS hanya memberikan honor selama satu bulan, terhitung mulai November 2015 ini. “Kita sesuaikan dengan anggaran juga. Sehingga hanya sebulan saja melaksanakan tugas dan setelah itu dibubarkan,” tuturnya.

Anggota Panwas lainnya, Nathalia Kulu menambahkan, petugas pengawas pemilu di TPS harus benar-benar memahami kondisi di sekitar dengan baik. Karena mereka adalah ujung tombak dan mengawal proses pencoblosan hingga penghitungan surat suara pertama. (Frans L Kobun)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Panwas akan Rekrut 446 Pengawas Pemilu di TPS