Pedagang Asli Papua Kesulitan Modal Berdagang

share on:

Jayapura, Jubi – Mama-mama pedagang asli Papua yang tergabung dalam Solidaritas Pedagang Asli Papua (SOLPAP) meminta kepada Pemerintah Kota Jayapura agar memberikan bantuan modal kepada mereka.

“Untuk yang berjualan di luar tidak masalah mereka langsung bisa berjualan. Yang menjadi persoalan adalah, Mama Papua yang hanya berjualan di dalam, di mana mereka tidak bisa berjualan karena bangunannya dibongkar sehingga kesulitan modal,” kata Koordinator SOLPAP, Pdt. Dora ketika ditemui di kantor wali kota Jayapura, Kamis (8/10/2015).

Mama-mama pedagang asli Papua yang kesehariannya menjual di pasar sementara di Jalan Percetakan Kota Jayapura itu juga mengeluhkan penataan pasar. Judi toto gelap (togel) juga kerap terjadi di pasar yang berada di lokasi perumahan DAMRI tersebut.

Dalam pertemuan di kantor wali kota, Kamis siang, Wali Kota Jayapura, Benhur Tommy Mano mengatakan, pihaknya hanya mengatur dan menata, serta mengawasi pasar. Karena itu, ia meminta agar pasar hanya sebagai tempat bertemunya penjual dan pembeli.

“Saya minta jaga kebersihan. Dan karena sifatnya sementara, saya tidak memungut retribusi pasar, mereka bebas berjualan, sama seperti pasar Paldam, paling hanya kebersihan,” kata Mano.

Ia juga meminta agar praktek jual togel di pasar tersebut dihentikan. “Saya tidak berwenang, Pemerintah Kota Jayapura tidak bisa bantu karena kita hanya menata kalau membangun itu dari Provinsi,” ujarnya. (Sindung Sukoco)

 

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pedagang Asli Papua Kesulitan Modal Berdagang