Prajurit TNI Tak Back-up Judi dan Miras

share on:
aparat
Danrem 174/ATW, Brigjen (TNI) Supartodi. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Prajurit TNI yang bertugas di daerah perbatasan RI-PNG diingatkan tidak memback-up peredaram miras maupun judi. Jika ada laporan yang diterima dari masyarakat, maka prajurit itu akan diberikan tindakan tegas.

Peringatan itu disampaikan Danrem 174/ATW, Brigjen (TNI) Supartodi usai melakukan pengecekan pelaksanaan tugas anggota Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan RI-PNG Kosektor Selatan Yonif 142/Ksatria Jaya Sabtu (10/10/2015).

“Saya juga minta agar prajurit TNI di perbatasan menjalankan dan atau melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan penuh semangat, ikhlas serta professional. Disamping itu, terus membangun komunikasi dan melakukan berbagai kegiatan bersama masyarakat,” pintanya.

Berkaitan dengan kesejahteraan anggota TNI, demikian Danrem, tetap akan diberikan sesuai yang telah dianggarkan dari komando atas. “Saya berharap agar prajurit selalu menanamkan jiwa patriot dalam melaksanakan tugas,” pintanya lagi.

Danrem dalam kesempatan tersebut melakukan peninjauan pembangunan fasilitas umum di daerah perbatasan, termasuk bantuan penyelesaian beberapa fasilitas dari BRI Cabang Merauke dengan anggaran senilai Rp 200 juta.

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengaku, pemerintah dari tahun ke tahun mengalokasikan anggaran untuk berbagai kegiatan pembangunan di daerah perbatasan, termasuk juga infrastruktur jalan. Juga anggaran bagi masyarakat setempat untuk pengembangan kegiatan ekonomi kerakyatan. (Frans L Kobun)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Prajurit TNI Tak Back-up Judi dan Miras