Tamat SMP, Anak-anak Buti Tak Lanjut ke SMA

share on:
sekolah
Para siswa dan siswi di SMPN Buti-Merauke. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi- Sejumlah anak di Buti, Kota Merauke enggan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA setelah lulus SMP.

Kepala Sekolah SMPN Buti, Paschalis Tethool ketika ditemui Jubi di Merauke, Kamis (15/10/2015) mengaku tidak tahu alasan mengapa anak-anak tak mau melanjutkan studi ke jenjang SMA. “Padahal, jaraknya sangat dekat dari rumah ke sekolah juga,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia meminta Bupati Merauke, Romanus Mbaraka agar membangun SMA di sekitar Buti sehingga anak-anak tidak ke kota lagi untuk bersekolah. Sekolah tersebut harus dilengkapi dengan asrama untuk para siswa.

Menurut Tethool pendidikan dengan pola asrama dapat membantu membentuk karakter siswa, dan mempersiapkan sumber daya manusia bagi siswa.

Sebelumnya, Bupati Merauke, Romanus Mbaraka mengatakan, sejak memimpin daerah ini lima tahun silam, pendidikan berpola asrama telah dijalankan, seperti Edi Kimaam. Anak-anak Kimaam tanggal di asrama yang ditanggung pemerintah.

“Jadi, mereka hanya tahu belajar dan ke sekolah,” katanya. (Frans L. Kobun)

 

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Tamat SMP, Anak-anak Buti Tak Lanjut ke SMA