Mesin Penyedot Air di Wasur Dirusaki

share on:
air
Direktur PT Wedu Merauke, Abdul Aziz. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi- Direktur PT Wedu Merauke, Abdul Aziz mengatakan, sejak beberapa hari terakhir terjadi kemacetan air ke rumah-rumah pelanggan lantaran salah satu mesin penyedot air di Kampung Wasur, Distrik Merauke dirusaki oknum tidak bertanggung jawab.

“Saya baru mendapat laporan dari salah seorang staf dan hari ini juga saya harus ke lokasi guna melihat dari dekat kerusakan mesin tersebut dan perlu diperbaiki. Sehingga tidak berdampak terhadap penyuplaian air ke para pelanggan dalam wilayah kota dan sekitarnya,” ungkap Abdul kepada Jubi di kantornya, Jumat (16/10).

Dikatakan, pihaknya belum mengetahui pasti siapa pelaku pengrusakan itu. Tetapi berdasarkan laporan dari staf, mesin dirusaki dengan menggunakan benda tajam. “Ya, kemungkinan besar menggunakan kampak. Saya belum bisa memastikan. Nanti kalau saya sudah melihat langsung, baru memberikan keterangan,” ujarnya.

Dengan pengrusakan salah satu unit mesin tersebut, maka sangat berdampak besar terhadap penyuplaian air dalam wilayah kota. Untuk itu, harus segera dilakukan perbaikan sehingga masyarakat dapat memanfaatkan air untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Abdul menambahkan, saat ini, debit air sedang mengalami penurunan, termasuk di daerah Rawa Biru, lantaran kemarau panjang. Namun demikian, pelayanan kepada pelanggan melalui meteran maupun menggunakan mobil tangki, tetap dilakukan sebagaimana biasa.

Bupati Merauke, Romanus Mbaraka beberapa waktu lalu juga mengakui jika debit air mengalami penurunan, akibat kemarau selama beberapa bulan terakhir. “Saya imbau kepada masyarakat agar tidak boros menggunakan air yang ada,” pintanya. (Frans L. Kobun)

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mesin Penyedot Air di Wasur Dirusaki