Terkendala IT, Bank Indonesia Papua Dorong Transaksi Non Tunai di Pegunungan

share on:
uang digital-blog.neotelemetri.com
uang digital-blog.neotelemetri.com

Jayapura, Jubi – Meski pelaksanaan di daerah pegunungan Papua yang masih tergantung sarana dan prasarana komunikasi, Bank Indonesia akan terus mendorong penggunaan Uang Non Tunai atau Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) di wilayah tersebut.

“Salah satu keterbatasan kita ada di pegunungan uang elektronik tergantung jaringan peralatan komunikasi, sehingga kita mendorong dahulu kepada infrastuktur,” kata Joko, kepada wartawan, Sabtu (17/10/2015).

Diakui Joko, upaya inisiasi telah banyak dilakukan pihak bank yang ada dalam penggunaan Uang Non Tunai atau uang elektronik seperti BRI dengan Brizzi, Mandiri dengan E-Money, dan BCA dengan Flazz.

Upaya lain inisiasi penggunaan uang elektronik terus dilakukan BI dengan minta transaksi pembayaran gaji dengan cara non tunai.

Di Papua, penggunaan uang elektronik masih sangat jarang digunakan, padahal banyak keuntungan menggunakannya seperti terhindar dari uang palsu dan upaya kriminalitas ketika membawa uang dalam jumlah banyak di khalayak umum.

“Pengembalian uang dengan gula-gula di Supermarket ataupun toko itu sangat merugikan masyarakat,” katanya.

Dalam siaran pers yang diterima Jubi, Telkomsel merilis TCash TAp, yaitu sebuah produk uang digital yang sudah mempunyai lisensi Bank Indonesia. Berbeda dengan produk T-Cash sebelumnya yang berbasis SMS, produk sekarang ini memakai teknologi NFC.

“Produk ini dibuat supaya dapat dukungan pemerintah mensukseskan GNNT atau Gerakan Nasional Non Tunai,” kata Direktur Utama Telkomsel, Rieriek Adriansyah. (Sindung Sukoco)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Terkendala IT, Bank Indonesia Papua Dorong Transaksi Non Tunai di Pegunungan