Pemkab Mappi Diminta Tindak Perusahaan Kepala Sawit

share on:
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal - Jubi/Alex
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mappi diminta untuk menindak tegas perusahaan sawit yang sengaja membakar lahannya sehingga menyebabkan kabut asap di Papua.

wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, di Jayapura, Selasa (20/10/2015) mengatakan kebakaran lahan sawit yang disegaja harus dimusnahkan, dan perusahaan yang melakukan itu harus ditindak bila perlu ditutup.

“Dari dulu tidak pernah ada kejadian ini, tapi semenjak perusahaan itu ada baru terjadi seperti ini. Perusahaan itu ditutup saja titik,” katanya.

Menurut Klemen, akibat perusahaan sawit tersebut Papua siaga satu lantaran beberapa kabupaten dilanda kabut asap, seperti Timika, Mappi, Merauke dan Manokwari.

“Perusahaan ini hanya mencari keuntungan besar tanpa memikirkan dampak negatif dari apa yang dilakukan. Jadi jangan dikasih ampun lah,” ucapnya.

Menyinggung soal pembagian masker, ujar Klemen saat ini sudah ada Undang-Undang No. 23 tentang Otonomi Khusus, maka kepala daerah yang mempunyai hak untuk membagikan masker kepada warganya.

“Bupati walikota itu penguasa tunggal ingat itu. Provinsi hanyalah wakil pemerintah pusat dan tidak ada rakyatnya tetapi kita bisa menghimbau dan mengkoordinasikan,” kata Klemen.

Sebelumnya, prakirawan pada Stasiun Meteoroligi Kelas III Timika Ardy Onda Ndaya Sipatu, Sabtu (17/10/2015) mengatakan sesuai pantauan satelit Terra & Aqua ditemukan 142 titik api (hot spot) di wilayah Merauke dan sekitarnya hingga memicu kabut asap pekat di wilayah selatan Papua.

“Sesuai pantauan data satelit yang terbaru, terdapat 142 titik api yang tersebar di wilayah Merauke, Pulau Yos Sudarso hingga Kabupaten Mappi. Jumlah titik api semakin meningkat dibanding hari sebelumnya yang tercatat mencapai 131,” kata Ardy. (Alexander Loen)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pemkab Mappi Diminta Tindak Perusahaan Kepala Sawit