Sistem Pertahanan Negara Bersifat Semesta

share on:
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal - Jubi/Alex
Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal – Jubi/Alex

Jayapura, Jubi – Sistem pertahanan Indonesia bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya untuk meneggakkan kedaulatan negara dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, di Jayapura, Kamis (22/10/2015) mengatakan pertahanan negara tidak semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi merupakan kewajban setiap warga negara Indonesia yang diselenggarakan melalui fungsi pemerintah.

“Untuk itu, pemerintah provinsi Papua sebagai perpanjangan tangan pusat di daerah, bertanggung jawab untuk membangun kekuatan pertahanan negara, sesuai dengan peran dan fungsinya secara proporsional,” kata Klemen kepada wartawan usai seminar nasional.

Menanggapi itu, Klemen menilai pemerintah provinsi berkewajiban untuk terus mensosialisasikan ke pemerintah kabupaten dan kota supaya mengambil peran aktif soal kebijakan pertahanan negara. Soal nanti ada perubahan bentuk dan lain sebagainya, itu hanya bersifat situasional tapi fundamentalnya harus semua komponen secara semesta.

“Peran aktif pemerintah itu yang penting untuk kebijakan-kebijakan itu di sosialisasikan, disampaikan bahkan digerakkan sehingga masyarakat bisa turut serta aktif,” ucapnya.

Dalam mendukung kebijakan pertahanan negara, ujar Klemen, masyarakat harus mengerti kewajiban dari pada hak. Jangan dengan adanya reformasi tiba-tiba hak lebih menonjol ketimbang kewajiban.

“Ini salah, sebagai warga negara yang baik jalankan dulu kewajiban itu, dengan begitu hak dengan sendirinya akan mengikuti,” kata Klemen.

Dia menambahkan pertahanan negara adalah segala usaha mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, serta keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. (Alexander Loen)

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Sistem Pertahanan Negara Bersifat Semesta