Setiap Kampus Diminta, Wajib Nyanyikan Lagu Asli Papua

share on:
Edmar Ukago - Jubi/doc
Edmar Ukago – Jubi/doc

Jayapura, Jubi – Seniman tanah Papua dari Meepago, Edmar Ukago mengatakan, pentingnya ada lagu-lagu asli daerah dinyanyikan saat ada kegiatan wisuda di setiap kampus di Provinsi Papua. Minimal, ada dua jenis lagu yang harus diaransemen yakni oleh musisi, yakni lagu rakyat atau lagu pop Papua, kedua adalah lagu etnik Papua.

“Lagu-lagu etnik Papua ini yang sangat jarang dilakukan oleh teman-teman musisi. Memang tingkat ini sangat sulit untuk mengarsemen itu. Sedangkan lagu-lagu pop daerah, sudah banyak dibuat,” kata Ukago kepada Jubi di Jayapura, Jumat (23/10).

Edmar yang juga pencipta lagu Halleluya Wae pada Pesparawi tahun 2007 yang dilangsungkan di Biak Numfor ini mempertanyakan, mengapa setiap kali acara wisuda di setiap kampus tidak pernah menyayikan lagu-lagu asli Papua.

“Ini hal yang menjadi satu perhatian. Yang jelasnya tergantung kepada setiap pelatih paduan suara yang ada di setiap perguruan tinggi. Seperti di Uncen atau USTJ dan kampus lainnya pelatih harus melihat bahwa sekarang ini kita ada di mana. Kalau kita menjadikan semua lagu daerah Papua di setiap acara maka Papua 100 persen untuk Indonesia 100 persen. Jangan kita memaksanakan yang lain-lain dari luar Papua, Papua punya gudang lagu,” tegasnya.

Setiap wisudawan yang diwisudakan, lanjutnya, mereka dikirim oleh keluarganya untuk daerah mereka masing-masing. Ketika mereka mendengarkan sebuah lagu dari paduan suara yang asal dari lagu-lagu daerah di seluruh Papua di hari berbahagia itu, mereka akan merasakan bahwa mereka terpanggil untuk kembali membangun daerahnya sendiri.

“Itu pasti akan ada dalam benaknya si wisudawan itu. Ketika waktu wisuda, ada paduan suara yang menyanyi lagu Papua ini perlu kita angkat dan tinggikan melalui lagu. Lagu-lagu dari setiap kabupaten harus ada, harus dinyanyikan. Itu dia punya warnanya sangat asli,” bebernya.

Dikatakan, dulu kelompok Mambesak sudah buat di situasi yang serba susah tapi lagu-lagu terpopuler, kenapa sekarang di zaman yang serbabiasa ini semakin tidak tidak bisa.

“Kalau teman-teman membutuhkan teks lagu-lagu etnik Papua, bisa hubungi kami. Kami siap berikan untuk teman-teman demi Papau ini kedepan,” jelasnya.

Senada juga diungkapkan Pegiat Sastra Papua, Andi Tagihuma, banyak yang tidak menyanyi lagu Papua karena tidak ada yang mungkin bisa mengaransmen lagu-lagu Papua.

“Atau bisa juga karena yang menjadi dirijen tidak tahu lagu-lagu Papua. Maka, harus ada perubahan pada setiap acara wisuda untuk ke depan,” tukas Andi Tagihuma. (Abeth You)

Editor : dominggus
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Setiap Kampus Diminta, Wajib Nyanyikan Lagu Asli Papua