Rektor Unmus Dilaporkan ke Polres Merauke

share on:
lapor
Dosen Unmus, Jeremias Patty sedang tunjuk dokumen. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Rektor Universitas Negeri Musamus (Unmus), PB bersama tiga stafnya yakni DAP, GJM, Kepala BUPPK Unmus dan FXM, Dekan Fakultas Teknik Unmus dilaporkan ke Polres Merauke, lantaran diduga melakukan pemalsuan dokumen. Laporan itu dilakukan dosen Unmus, Jeremias Patty.

Dugaan pemalsuan dokumen oleh Rektor bersama tiga stafnya itu terkait Kop Surat Fakultas Hukum yang digunakan untuk ‘memuluskan’ penyelenggaraan persidangan jarak jauh Mahkamah Konstitusi (MK) dan peningkatan mutu pendidikan tinggi hukum di Unmus Merauke tahun 2014 silam.

Padahal, sampai sekarang, belum ada Fakultas Hukum. Selama ini, hanya terdapat Jurusan Ilmu Hukum yang berada di bawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Saat ditemui Jubi Senin (26/10/2015), Jeremias Patty mengatakan, berdasarkan bukti dokumen Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 16 Tahun 2011 Tentang Organisasi Dan Tata Kelola (OTK) Unmus yang tercantum dalam pasal 32, dijelaskan, Unmus memiliki lima fakultas yakni Fakultas Teknik, Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.

Dengan demikian, lanjut Jeremias, Unmus masih tetap memiliki lima fakultas sesuai peraturan menteri tersebut. Jika ada penambahan fakultas, maka otomatis ada perubahan peraturan menteri terbaru.

Lebih lanjut Jeremias mengatakan, beberapa dokumen telah dikantongi dan dapat dipertanggungjawabkan sekaligus diserahkan kepada penyidik Polres Merauke yakni dokumen OTK Unmus Nomor 16 Tahun 2011, dokumen Jurusan Ilmu Hukum yang ada dibawah Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik serta dokumen pemalsuan fakultas hukum.

Diakui, pihaknya pernah berkonsultasi bersama Burhanuddin Zein ke Mahkamah Konstitusi pada 18 Maret 2015 lalu dan bertemu Guntur Hamzah yang saat itu menjabat sebagai Kepala Pusat Penelitian dan Pengkajian Perkara, Pengelolaan Teknologi Informasi MK serta Heru Setiawan, selaku Pejabat Pembuat Komitmen V MK. Keduanya kaget setelah mengetahui jika di Unmus belum ada Fakultas Hukum.

Ditambahkan, dengan menggunakan Kop Fakultas Hukum Unmus itu, penyelenggaraan persidangan jarak jauh MK, dapat dinonton langsung di kampus tersebut.

“Ya, karena adanya pemalsuan dokumen dimaksud, maka saya yang juga dosen hukum di Unmus, merasa terpanggil harus membongkarnya dengan melaporkan rektor bersama tiga stafnya ke Polres Merauke,” tutur Jeremias yang mengaku, sudah melaporkan rektor ke polres pada Jumat, 23 Oktober 2015.

Kapolres Merauke, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP Sri Satyatama melalui Kasubag Humasnya, Iptu Richard Nainggolan diruang kerjanya membenarkan laporan dari Jeremias Patty terhadap Rektor Unmus bersama tiga stafnya. “Betul ada laporan dan sejauh ini, pelapor telah dimintai keterangan juga oleh penyidik,” ujar Nainggolan. (Frans L Kobun)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Rektor Unmus Dilaporkan ke Polres Merauke