Terkendala Asap, Pengiriman PT Posindo Terganggu

share on:
ILustrasi Ktr Pos-jubi/dok
ILustrasi Ktr Pos-jubi/dok

Jayapura, Jubi – Akibat bencana kabut asap di berbagai daerah Papua, PT Pos Indonesia mengaku mengalami kerugian dan harus mengeluarkan biaya tambahan.

“PT Pos merugi karena biaya ekstra ini tidak bisa dibebankan kepada pelanggan. Aturan tarif berlaku secara nasional dan kami tidak bisa menaikan harga sepihak,” kata Hubertus Supriyanto, Kepala Divisi Operasi PT Pos Indonesia (Posindo) Regional XI Papua, kepada Jubi, Senin (26/10/2015).

Hubertus mengatakan PT Pos tetap mencoba memberikan layanan terbaik meski tidak bisa mencegah keterlambatan pengiriman akibat kondisi darurat asap. Pengiriman layanan Pos yang selalu tiba satu hari setelah pengiriman jadi terlambat sampai ke tujuan.

“Biasanya pengiriman bisa langsung ke Timika tapi sekarang harus turun ke Bandara Sentani Jayapura. Kami berusaha bagaimana caranya bisa sampai Timika,” katanya.

Meski tidak menyebut angka pasti kerugian materiil yang dialami Posindo, pihaknya mengaku sangat terbantu masih ada pesawat yang melakukan pengiriman.

“Kami harus berhitung dulu berapa tonase yang dikirim, baru tahu berapa biayanya. Tapi ini tidak terlalu signifikan karena kasuistis. Ada pesawat TNI yang membantu ke Timika,” katanya.

Dikutip dari Jawapos.com, akhirnya Presiden Jokowi memutuskan kebakaran dan asap dijadikan bencana darurat nasional. Sebagai penanggung-jawab, Jokwi memilih Menko Polhukam, Luhut B. Pandjaitan.

“Soal kabut asap koordinatornya Pak Luhut Binsar Panjaitan selaku Menko Polhukam,” kata Sekretaris Kabinet (Seskab), Pramono Anung, kepada wartawan usai rapat terbatas, di kantor Kepresidenan, Jakarta, Jumat (23/10).

Mantan Menteri Perindustrian dan Perdagangan itu mengkoordinasikan 21 jajaran untuk menanggulangi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) baik dari tingkat Menko maupun tingkat bupati, walikota, serta jajaran menteri dan Panglima TNI. (Sindung Sukoco)

Editor : Dewi Wulandari
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Terkendala Asap, Pengiriman PT Posindo Terganggu