KPU Yalimo Terima Surat Pengunduran Diri Dua Cabup dan Cawabup

share on:

Wamena, Jubi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yalimo telah menerima surat keputusan pemberhentian dua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati atas nama Luter Walilo dan Lakius Peyon.

Ketua KPU Yalimo, Yanes Alitnoe menjelaskan, surat keputusan pemberhentian untuk calon bupati nomor urut satu atas nama Luter Walilo yang berstatus PNS sesuai dengan SK Bupati Yalimo nomor SK-881-051/Bup/2015 tertanggal 28 September 20015.

Sedangkan untuk calon bupati nomor urut tiga atas nama Lakius Peyon yang berstatus sebagai anggota DPRD Yalimo, sesuai dengan surat keputusan Gubernur Papua nomor 155/337/2015 tertanggal 15 Oktober 2015, dan semuanya telah diserahkan ke KPU Yalimo pada 23 Oktober
2015.

“Sehingga, persyaratan dua pasangan calon atas nama Luter Walilo dan Lakius Peyon KPU Yalimo menyatakan lengkap,” kata Yanes Alitnoe.

Dijelaskan Yanes Alitnoe, berdasarkan pengalaman dalam pemilihan legislatif 2014, di Yalimo ada delapan orang yang sudah membuat pengunduran diri, tetapi kembali aktif menjadi seorang PNS dan kepala kampung.

Pasalnya, kata Alitnoe, sesuai pasal 51 ayat (2) huruf (h) Undang-undang nomor 8 tahun 2012 tentang surat pengunduran diri yang tidak dapat ditarik kembali sebagai kepala daerah, wakil kepala daerah, PNS, anggota TNI dan Polri, direksi, komisaris, dewan pengawas dan karyawan pada badan usaha milik negara/daerah serta pengurus pada badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.

Berdasarkan pengalaman dalam pemilu legislatif 2014, di daerah kabupaten Yalimo PNS dan kepala kampung terdapat delapan orang telah pernah membuat pernyataan pengunduran diri dan SK pemberhentian.

Tetapi setelah tidak terpilih, kembali aktif sebagai PNS maupun kepala kampung, padahal telah sadar membuat surat pernyataan pengunduran diri oleh calon yang bersangkutan.

“Oknum-oknum yang bersangkutan ini dianggap telah melakukan pembohongan publik dan mengkhianati suara rakyat, terutama kepada masyarakat Yalimo dan kepada lembaga penyelenggara dalam hal ini KPU Yalimo,” tegas Alitnoe.

Maka dari itu, KPU Yalimo berharap kepada calon yang sudah membuat pernyataan pengunduran diri dan sudah ada SK pemberhentian, tidak mengulang seperti dalam pemilihan legislatif 2014 lalu di Kabupaten Yalimo.

Sementara itu, Bupati Yalimo, Er Dabi yang juga sebagai calon incumbent mengungkapkan bahwa dirinya telah mengajukan cuti kepada Gubernur dalam masa kampanye.

“Dalam surat keputusan Gubernur Papua, saya akan cuti sebagai Bupati mulai terhitung tanggal 9, 12, 13, 17, 18 dan 30 November dan selama cuti tugas pemerintahan dijalankan oleh sekretaris daerah,” kata Er Dabi. (Islami)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KPU Yalimo Terima Surat Pengunduran Diri Dua Cabup dan Cawabup