PLN Prioritaskan Dua Pekerjaan Besar di HLN

share on:

Jayapura, Jubi/Antara – Manajemen PLN wilayah Papua dan Papua Barat (WP2B) memprioritaskan dua pekerjaan besar yang dijadikan pekerjaan rumah dalam peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-70.

General Manager PLN WP2B Robert Sitorus di Kota Jayapura, Selasa (27/10/2015), mengemukakan, dua pekerjaan yang dimaksud adalah pembangunan sejumlah pembangkit listrik dalam program pengadaan 35 ribu MW secara nasional, dan penerapan subsidi tepat sasaran.

“PR besar kita di HLN ke 70 ini adalah menyukseskan program listrik 35 ribu MW karena listrik sebesar itu sebenarnya bukan kebutuhan PLN, tetapi kebutuhan masyarakat dan negara untuk industri dan lainnya agar kita tidak tertinggal,” ucapnya.

Menurutnya, program pembangunan pembangkit listrik 35 ribu MW di seluruh Indonesia sudah disesuaikan dengan kebutuhan yang ada, termasuk di Papua dan Papua Barat yang diberi bagian sebanyak 220 MW.

“Tanpa listrik maka kita tidak akan menjadi negara industri seperti negara lain di Eropa maupun Tiongkok,” kata dia.

Robert menambahkan, untuk penerapan subsidi tepat sasaran, pihaknya telah mengagendakan survei ke sejumlah rumah pelanggan yang selama ini telah menikmati listrik bersubsidi, yaitu mereka yang memakai listrik 450 VA dan 900 VA.

“Tugas kedua adalah penerapan subsidi tepat sasaran. Karena pemerintah di 2016 telah menetapkan subsidi untuk PLN hanya Rp38 triliun. Jadi dengan hanya besaran tersebut maka pemerintah sudah memastikan PLN harus melakukan penyisiran pelanggan yang layak dan tidak layak mendapat subsidi,” ucap dia.

“Dalam dua bulan ke depan ini, kami akan berusaha melakukan pendataan kepada pelanggan yang layak dan tidak layak subsidi,” sambung Robert. (*)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  PLN Prioritaskan Dua Pekerjaan Besar di HLN