Aktivis PNG : Perubahan Iklim Pengaruhi Cara Hidup Kami

share on:
Arianne Kassman dari LSM - 350 Pacific - UNFPA
Arianne Kassman dari LSM – 350 Pacific – UNFPA

Jayapura, Jubi – Seorang aktivis muda Papua Nugini (PNG) mengatakan perubahan iklim sudah berdampak pada hak asasi manusia di PNG, termasuk pendidikan.

Sebagian besar provinsi di negara itu telah dicengkeram oleh kekeringan selama dua bulan sebagai akibat dari pola cuaca El Nino, yang menyebabkan kekurangan gizi dan dehidrasi.

Arianne Kassman dari LSM – 350 Pacific, mengatakan kepada para peserta konferensi Penguatan Ketahanan terhadap Perubahan Iklim di Nadi, bahwa kurangnya hujan telah memaksa banyak sekolah ditutup.

Kassman, yang merupakan koordinator jaringan pemuda Pasifik di PNG, mengatakan anak perempuan cenderung menjadi orang pertama yang harus melupakan sekolah mereka.
“Jadi anak-anak sekarang hanya berdiam di rumah untuk melakukan sebagian besar pekerjaan rumahan, seperti mencari makanan, mencari air. Kami tidak tahu kapan sekolah akan buka dan semuanya akan kembali normal, semuanya sekarang tergantung pada hujan yang belum kunjung datang,” kata Kassman, dikutip Fiji Sun, Rabu (28/10/2015)

Arianne Kassman mengatakan ini adalah situasi yang menyedihkan bagi sebuah negara yang memiliki tanah yang subur. (Victor Mambor)

Editor : -
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Aktivis PNG : Perubahan Iklim Pengaruhi Cara Hidup Kami