Bulog Merauke Hentikan Pengiriman Beras Keluar Daerah

share on:
beras
Beras yang diproduksi petani Merauke. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Bulog Sub Divre Merauke menghentikan sementara waktu pengiriman beras keluar daerah baik ke Jayapura, Timika, Sorong maupun beberapa daerah lain, karena stok yang ada saat ini, hanya sampai Desember 2015 dan untuk melayani masyarakat Merauke termasuk jatah bagi TNI/Polri serta Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Demikian disampaikan Kepala Bulog Sub Divre Merauke, Sulkarnaen Nurdin kepada Jubi di ruang kerjanya, Rabu (28/10/2015). Dikatakan, beberapa bulan lalu, Bulog mengirim beras 8.000 ton ke beberapa kabupaten/kota di Provinsi Papua maupun Papua Barat.

“Memang banyak permintaan dari luar agar kita menyuplai beras lagi termasuk ke Jayapura. Karena kualitas dan rasa yang berbeda dibandingkan beras luar. Hanya saja, kita tidak bisa melayani, mengingat stok yang ada sekarang terbatas,” katanya.

Saat ini, demikian Nurdin, stok beras di gudang Bulog mencapai 9.000-an ton dan hanya sampai Bulan Desember. “Mestinya pada musim gadu beberapa bulan lalu, kita mendapatkan beras dalam jumlah banyak. Namun, karena curah hujan sangat sedikit ditambah air di saluran drainase terbatas, sehingga banyak padi yang ditanam, mati kekeringan,” tuturnya.

Ditambahkan, target yang mestinya dicapai Bulog dalam tahun 2015 adalah 40.000 ton beras, namun karena gagal panen, sehingga hanya didapatkan 20.000 ton.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Merauke, Bambang Dwiatmoko beberapa waktu lalu mengungkapkan, kekeringan tersebut bukan karena unsur kesengajaan. Tetapi akibat kemarau sehingga debit air sangat kurang. (Frans L Kobun)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Bulog Merauke Hentikan Pengiriman Beras Keluar Daerah