TNI-Polri Diminta Tidak Bekingi Togel dan Miras

share on:
Spanduk Larangan Miras Togel dan Judi lain di Paniai - Jubi/Markus You
Spanduk Larangan Miras Togel dan Judi lain di Paniai – Jubi/Markus You

Jayapura, Jubi – Bupati Paniai, Hengki Kayame meminta pimpinan institusi TNI-Polri untuk menertibkan anak buahnya yang diduga kuat terlibat dalam aktivitas judi oto gelap (togel) dan minuman keras (miras).

“Saya sudah tegaskan bahwa jangan ada oknum tentara ataupun polisi terlibat lagi backing kegiatan penjualan miras dan togel, termasuk judi dadu dan hal-hal lain,” katanya ketika dihubungi Jubi melalui telepon selulernya, Kamis (29/10/2015).

Bupati bahkan secara langsung menegur Kapolres, Perwira Penghubung Kodim 1705/Paniai dan Komandan Brimob di Paniai agar mendisiplinkan bawahannya yang diduga sedang membacking aktivitas Togel dan Miras di daerah ini. Teguran tersebut sudah disampaikan beberapa kali, setelah melihat langsung aktivitas judi dadu dan togel di kawasan pasar Enarotali, juga mendatangi beberapa tempat penjualan Miras.

“Oknum aparat itu harus berhenti back up kegiatan-kegiatan yang mendatangkan persoalan di tengah masyarakat. Saya sudah tegaskan sejak awal saya bersama Yohanes You memimpin Kabupaten Paniai, bahwa daerah ini harus aman dan damai. Jadi, semua itu segera dihentikan,” katanya.

Menurutnya, persoalan tersebut sudah dilaporkan ke Dandim, Danrem, Pangdam dan Kapolda Papua, bahkan sudah pula diketahui petingginya di Jakarta. “Oleh karena itu, saya sudah tegaskan supaya pimpinan institusi di daerah memberikan pembinaan, kasih disiplin, sebelum ada sanksi berat,” tegasnya lagi.

Selama masa kepemimpinannya, kata Kayame, daerah harus aman dan damai. Untuk itu, jangan ada miras, togel dan perjudian yang kemungkinan dapat mendatangkan persoalan atau keributan. “Saya tidak suka orang mabuk lalu bikin ribut bahkan sampai ada jatuh korban, juga gara-gara togel atau dadu. Makanya, semua itu harus dilenyapkan, jangan dibuka lagi. Semua kembali aktif kerja, hanya dengan kerja yang halal berkat Tuhan akan mengalir dengan sendirinya,” tutur Bupati Paniai.

Penegasan Bupati diapresiasi berbagai pihak yang menghendaki agar miras dan togel maupun jenis perjudian lain dilarang di wilayah Kabupaten Paniai.

Seperti dikemukakan Ketua Koordinator Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua Kabupaten Paniai, Pdt. Gerad Gobai, S.Th belum lama ini. Menurutnya, Tokoh Agama di Paniai telah menyatakan sikap sangat mendukung kebijakan pemerintah untuk meniadakan semua kegiatan perjudian.

“Judi dan miras harus dilarang, dan kami sangat mendukung kebijakan dari bupati Paniai karena pengalaman selama ini banyak persoalan akibat dari kegiatan negatif itu,” ujar Pendeta Gobai.

Sebelumnya, Tokoh Masyarakat Paniai yang juga Kepala Kampung Awabutu, Yermias Kayame juga menegaskan soal larangan miras dan judi. Itu setelah beberapa waktu lalu sudah ada kesepakatan bersama sejumlah tokoh masyarakat untuk tidak adakan aktivitas tersebut.

Kesepakatan dan komitmen diambil pasca kasus perkelahian di lokasi perjudian dadu. Penyelesaiannya dilakukan di kantor Polsek Paniai Timur, Enarotali.

Untuk itu, diharapkan agar ada regulasinya. Sebab, dengan Peraturan Daerah (Perda), setiap kebijakan pemerintah akan terealisasi dengan maksimal. (Abeth You)

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  TNI-Polri Diminta Tidak Bekingi Togel dan Miras