Mahasiswa Papua di STPMD APMD Yogyakarta Diperlakukan Khusus

share on:
Habib Muhsin S.Sos., M.Si., Ketua Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD Yogyakarta, ketua STPMD APMD Yoyakarta. Jubi/IST
Habib Muhsin S.Sos., M.Si., Ketua Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD Yogyakarta, ketua STPMD APMD Yoyakarta. Jubi/IST

Yogyakarta, Jubi – Ketua Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) APMD Yogyakarta, ketua STPMD APMD Yoyakarta, Habib Muhsin S.Sos., M.Si mengungkapkan, dua puluh persen mahasiswa di kampus yang sedang dipimpinnya adalah mahasiswa yang berasal dari Papua.

Habib mengatakan, STPMD APMD sangat memahami latar belakang pendidikan dari karakter mahasiswa Papua dari segi akses dan jangkauan untuk mendapatkan pendidikan yang baik seperti beberapa daerah di Indonesia pada umumnya.

“Kami sangat paham. Mahasiswa yang dari pesisir pantai Papua dan beberapa kota besar di Papua lebih baik dari pada mahasiswa yang pendidikannya dari pegunungan. Maka itu, kami paham sehingga kami memperlakukan mahasiswa Papua secara khusus dari mahasiswa dari daerah lain yang ada di Indonesia,” ujar Habib saat memberikan materi soal Papua di Mata Jogja, di kampus UGM Yogyakarta dalam acara Kegiatan Corak Tanah Papua, Jumat (30/10/2015).

Selain itu, kata Habib, APMD juga sangat memahami latar belakang orang tua mahasiswa dan latar belakang ekonomi keluarga mahasiswa Papua yang sedang mengenyam pendidikan di APMD Yogyakarta.

“Maka, dalam hal pembayaran uang kuliah maupun pembayaran uang kuliah, kami sangat menghargai mahasiswa Papua sehingga dengan uang 50 ribu, mahasiswa Papua bisa mengikuti ujian maupun kuliah, artinya kami memberikan perhatian penuh untuk pengembangan intelektual mahasiswa Papua. Sehingga mereka kami berikan waktu 1 – 2 bulan untuk melunasinya,” ujar Habib.

Sementara itu, ketua Forum Komunikasi Mahasiswa Papua STPMD APMD Yogyakarta, Matius Mandagi, saat ditanya Jubi soal kemudahan yang diberikan oleh kampus APMD, Matius mengakuinya.

“Jadi, apa yang disampaikan oleh ketua STPMD APMD Yogyakarta itu benar. Kami mahasiswa Papua bisanya berikan kemudahan dan lembaga kampus memperlakukan kami dengan sangat baik. Karena pihak lembaga (kampus APMD) sangat memahami kondisi kami anak-anak Papua,” katanya.

Untuk diketahui, di kampus STPMD APMD Yogyakarta dua puluh persen mahasiswanya adalah mahasiswa yang berasal dari Papua dan Papua Barat. Selain itu, tiga puluh persennya adalah mahasiswa dari NTT. (Arnold Belau)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Mahasiswa Papua di STPMD APMD Yogyakarta Diperlakukan Khusus