DPD KNPI Kabupaten Maybrat Terancam Dibekukan

share on:

Sorong, Jubi –  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Maybrat terancam dibekukan karena tidak transparan dalam mengelola dana APBD dan bantuan KPNI Provinsi Papua Barat setiap tahun.

Pasalnya bahwa selama ini tidak pernah dilakukan kegiatan kepemudaan pada organisasi kepemudaan plat merah Maybrat yang dipimpin Fernando Solossa itu, padahal pemerintah mengalokasikan dana miliaran rupiah melalui APBD.

“Saya heran, setiap tahun dana kepemudaan diberikan melalui APBD. Itu tiap tahun, dikasih ratusan sampai miliaran rupiah, terus tidak pernah bikin kegiatan satu pun, itu bagaimana, pemuda Maybrat mau dikemanakan? Apalagi hari ulang tahun pemuda juga tidak dibuat,” kata Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Kabupaten Maybrat, Alex Naa ketika ditemui Jubi, Sabtu (31/10/2015).

Menurut Alex, pihaknya akan berkoordinasi dengan senior KNPI di kabupaten itu untuk membekukan DPD KNPI Maybrat.

Salah seorang senior KNPI kabupaten tersebut, Sefnat Prasawi menyayangkan vakumnya kegiatan KNPI di kabupaten tersebut. “Ingat bahwa pemuda adalah pilar bangsa, pemuda mempunyai andil dalam kemerdekaan Republik Indonesia, kalau KNPI tidak berjalan, Pemuda mau dikemanakan,” katanya.

“Jangan cuma gaya sebagai ketua, sekretaris, bendahara, tapi kegiatannya mana? Kira-kira kendalanya dimana? APBD kabupaten tiap tahun kita anggarkan, terus apa yang susah? Tanya Sefnat.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Maybrat, Fernando Solossa, hingga berita ini ditulis belum memberikan tanggapannya. (Niko MB)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  DPD KNPI Kabupaten Maybrat Terancam Dibekukan