KPU Papua Lantik PPID KPU Yalimo

share on:
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Musa Sombuk memberikan sambutan usai melantik PPID KPU Yalimo-Jubi/Islami
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Musa Sombuk memberikan sambutan usai melantik PPID KPU Yalimo-Jubi/Islami

Wamena, Jubi – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Ir. Musa Sombuk melantik Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Yalimo, Senin (2/11/2015) di Baliem Pilamo Hotel, Wamena, Jayawijaya.

Ia mengatakan, pelantikan itu merupakan yang pertama kali bagi KPU di seluruh Provinsi Papua. PPID dikukuhkan dari sebelas kabupaten/kota yang menyelenggarakan pilkada 2015 yang sebelumnya dilakukan bimbingan teknis di Jayapura.

“Penjabaran dari PKPI 1 tahun 2015 tentang penjabaran informasi dalam rangka mengimplementasikan undang-undang 14 tahun 2008, tetapi karena berbagai kesibukan baru tahun 2015 ini diselenggarakan. Kalau boleh 11 kabupaten yang menyelenggarakan Pilkada sudah punya organ ini,” katanya.

Ia mengatakan, pembentukan dan pelantikan PPID ini bentuk antisipasi konflik sengketa dari hasil Pilkada dan keterbukaan informasi. “Kita tahu, banyak persoalan muncul karena kesimpangsiuran informasi dan ketertutupan informasi lembaga-lembaga publik, termasuk KPU. Jadi, kita miliki tugas untuk transparan sesuai kedudukan KPU sebagai lembaga publik. Kita berharap, teman-teman media bisa menggunakan alat kelengkapan dari KPUD untuk memperoleh informasi, tetapi PPID juga akan mengelola media center untuk keterbukaan informasi,” jelasnya.

Ia juga menekankan kepada para pencari informasi yang datang mengatasnamakan satu instansi untuk mendapatkan informasi dari KPU yang akhirnya tidak tersalurkan ke masyarakat.

“Jadi, semua orang yang datang untuk mendapatkan informasi sangat terbuka, tetapi jika intelijen yang melalui prosedur. Jangan main tembak atas nama lembaga, sebab belum tentu informasi itu tersampaikan kepada publik,” katanya.

Menurut dia, dalam waktu dekat pihaknya akan me-launching website KPU di sebelas kabupaten/kota, tetapi diawali dengan pelatihan kepada tenaga yang akan menangani Wet tersebut.

“Mudah-mudahan pertengahan November ini bisa di-launching, ya memang kita tahu tempat-tempat terpencil, tetapi bisalah orang untuk aksesnya. Dan kami berharap KPU yang belum ada organ ini segera siap dan dilakukan pelantikan segera, supaya informasi yang perlu disampaikan kepada publik bisa disampaikan melalui organ ini,” kata Sombuk.

Sementara itu Ketua KPUD Kabupaten Yalimo, Yanes Alitnoe mengatakan, dengan dilantiknya pejabat PPID Kabupaten Yalimo, informasi yang perlu diketahui masyarakat Yalimo mengenai Pilkada dapat tersampaikan.

“Berdasarkan Undang-undang nomor 14 tahun 2018, informasi serta-merta wajib disampaikan kepada masyarakat, dan informasi dikecualikan. Jadi, kita akan ikuti itu. Setiap tahapan Pemilu harus terbuka pada publik,” kata Alitnoe. (Islami)

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  KPU Papua Lantik PPID KPU Yalimo