Daerah Perbatasan Jangan Menutup Diri Terhadap Pembangunan

share on:

Jayapura, Jubi – Walikota Jayapura, Benhur Tomi Mano, mengimbau kepada masyarakat di daerah perbatasan Republik Indonesia (RI) – Papua Nugini (PNG) agar tidak menutup diri dan menerima pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura.

Menurutnya, arah pembangunan akan diarahkan ke Muara Tami dan daerah perbatasan RI- PNG.

“Sekarang masyarakat Kota Jayapura sudah padat, kita akan arahkan ke Muara Tami. Jadi, sebagian masyarakat dipindahkan ke sini,” ucap Benhur Tomi Mano di Kota Jayapura, pekan ini.

Dengan terbangunnya jembatan Hamadi-Holtekamp, kata Mano, maka akses ke Muara Tami hanya 30 menit dan ini akan mengundang investor untuk menanamkan modalnya di Kota Jayapura.

“Kita harus terbuka menerima pembangunan. Kalau kita mau kota, kampung, maju berkembang, jangan kita tertutup seperti peribahasa katak dalam tempurung,” kata BTM, sapaannya.

“Mari kita membuka diri, akses maka akan diikuti oleh pembangunan. Kalau kita tertutup, kita akan tinggal begitu saja,” lanjutnya.

BTM menegaskan bahwa pembangunan yang di lakukan tidak melupakan rakyat kecil dalam akses kehidupannya.

“Tapi kita tidak akan lupa rakyat kecil, kita akan lihat mereka punya rumah yang baik, sekolah, ekonomi yang baik itu akan kita kembangkan supaya mereka jangan tersingkir, termarginalkan atas pembangunan yang terjadi di Kota Jayapura,” tegasnya.

Dalam pembangunan daerah perbatasan kata Mano, Pemkot telah melaksanakan pembangunan seperti listrik 24 jam di daerah perbatasan. Dan pemerintah pusat telah mengucurkan dana 5 miliar yang sudah dikuncurkan ke 14 kampung di wilayah perbatasan. Ada dua kelurahan dan lima kampung, yang sekarang sudah membuka diri menerima akses pembangunan.

Darius Lomo, Kepala Suku Lomo Skouw Sae mengatakan, terbantu dengan adanya Operasi Teritori Terpadu (OTT) Bhakti TNI AL tahun 2015 dalam masalah penyediaan air bersih.

“Kami sangat mendukung apa yang dilakukan TNI AL tersebut dalam penyediaan air bersih, namun masih dirasa kurang. Kami harapkan kiranya ke depan pemenuhan kebutuhan air bersih tersebut bisa ditingkatkan,” kata Darius Lomo di Kota Jayapura pekan ini. (Munir)

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Daerah Perbatasan Jangan Menutup Diri Terhadap Pembangunan