Angka Kemiskinan Turun, Migrasi ke Merauke Cukup Tinggi

share on:
kemiskinan
Bupati Merauke, Romanus Mbaraka. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Angka kemiskinan di Kabupaten Merauke mengalami penurunan. Hanya saja, migrasi (masuknya orang dari luar daerah) terus mengalami peningkatan pula.

Demikian disampaikan Bupati Merauke, Romanus Mbaraka ketika ditemui Jubi Kamis (5/11/2015). “Saya boleh katakan angka kemiskinan mengalami penurunan. Salah satu indikatornya adalah transportasi ke berbagai tempat seperti Muting. Jika pada beberapa tahun silam, ongkosnya hingga mencapai Rp 1 juta/orang akibat jalan rusak, kini sudah turun,” katanya.

Dengan ruas jalan yang telah di aspal dengan baik di berbagai tempat, Bus Damri leluasa masuk setiap hari dan masyarakat menumpang dengan biaya murah. Sekarang per orang hanya membayar Rp 100.000. “Jadi, ini adalah salah satu indikator yang dapat diketahui jika telah terjadi penurunan angka kemiskinan,” tegasnya.

Namun demikian, jelasnya, tidak dapat dipungkiri, jumlah warga dari luar daerah yang masuk di Kabupaten Merauke mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Tetapi pemerintah tetap memberikan pelayanan sebagaimana biasa kepada semua masyarakat yang tinggal di 160 kampung, delapan kelurahan serta 20 distrik.

Kepala Distrik Semangga, Recky Samkakai beberapa waktu lalu mengatakan, meskipun jumlah penduduk di wilayah tugasnya banyak, namun dari waktu ke waktu, kehidupan masyarakat mengalami kemajuan. Hal itu dapat dilihat dari berbagai usaha yang dijalankan dan atau dilaksanakan setiap hari. (Frans L Kobun)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Angka Kemiskinan Turun, Migrasi ke Merauke Cukup Tinggi