Dwija Praja Nugraha, Penghargaan yang Susah Diperoleh

share on:
Sekjen PB PGRI, M. Qudrat Nugraha, P.hD (kiri) ketika menyerahkan penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (kanan) – Jubi/Munir
Sekjen PB PGRI, M. Qudrat Nugraha, P.hD (kiri) ketika menyerahkan penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano (kanan) – Jubi/Munir

Jayapura, Jubi – Sekretaris Jendral Pengurus Besar (PB) Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGRI), M. Qudrat Nugraha, P.hD menuturkan penghargaan Dwija Praja Nugraha merupakan suatu penghargaan di bidang pendidikan yang tidak mudah diperoleh oleh gubernur, walikota, atau bupati.

‘Dwija Praja Nugraha’ merupakan penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah yang dianggap berkontribusi terhadap kualitas pendidikan di daerahnya, dan dampaknya akan dirasakan juga di Indonesia.

“Dwija Paraja Nugraha merupakan penghargaan yang diberikan oleh PGRI sebagai Asosiasi Profesi Guru yang tertinggi, yang mewakili kurang lebih hampir tiga juta guru di Seluruh Indonesia,” kata M. Qudrat Nugraha disela-sela pemberian penghargaan Dwija Praja Nugraha kepada Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, Kamis (5/11/2015) di Auditorium Universitas Cenderawasih (Uncen), Kota Jayapura, Papua.

Ia menambahkan bahwa penghargaan tersebut sangat terbatas, prosesnya juga sangat lama–sekitar satu tahun untuk melihat perubahan apa yang telah dilakukan oleh kepala daerah dalam memajukan pendidikan.

“Meskipun banyak kepala daerah yang konsen dalam memajukan pendidikan dan guru, yang tersaring sangat sedikit. Ini membuktikan bahwa di manapun PGRI berada harus mampu bersinergi dengan komponen masyarakat, pemerintah dan lainnya guna membangun pendidikan dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan,” katanya.

Penghargaan yang diberikan kepada Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano, kiranya dapat menjadi contoh bagi provinsi, kota dan kabupaten lainnya di seluruh Indonesia untuk bersama-sama fokus dan konsen dalam memajukan pendidikan di Indonesia.

Ketua PGRI Kota Jayapura, Robert J. Betaubun menuturkan bahwa penghargaan Dwija Praja Nugraha di Tahun 2015 ini hanya diberikan kepada tiga kepala daerah. Yakni dua bupati dan satu wali kota, yaitu Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano.

“Sudah banyak yang dilakukan Wali Kota Jayapura selama empat tahun ini dalam hal memajukan pendidikan di Kota Jayapura,” katanya. (Munir)

 

 

 

Editor : Timoteus Marten
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Dwija Praja Nugraha, Penghargaan yang Susah Diperoleh