UNICEF Peringatkan Mengenai “Krisis” Saat Perempuan-Anak-Anak Mengungsi

share on:

Jenewa, Jubi/Antara/Xinhua-OANA – Dana Anak PBB (UNICEF) pada Rabu (4/11/2015) mengatakan terus bertambahnya perempuan dan anak-anak yang mengungsi di Eropa mengakibatkan krisis buat anak-anak.

 

“Kami melihat terus bertambahnya jumlah perempuan dan anak-anak di kalangan warga yang mengungsi,” kata Koordinator Khusus UNICEF bagi Krisis Pengungsi dan Migran di Eropa Marie-Pierre Poirier kepada wartawan di Jenewa.

 

Setelah misi satu-pekan di bekas Republik Yugoslavia, Macedonia, di Serbia dan Krosia, Poirier mengatakan 20 persen dari semua pengungsi dan migran yang tiba di Eropa sekarang adalah anak-anak. Sejak awal tahun ini, 190.000 anak telah mengajukan permohonan suaka di Eropa dengan rata-rata 700 anak setiap hari.

 

“Tak ada petunjuk bahwa arus yang tak terganggu ini akan berhenti,” kata wanita pejabat tersebut.

 

Jika laut terlalu berat dan terlalu berbahaya antara Turki dan Yunani selama musim dingin, semua migran dapat pergi melalui darat dari Turki ke Bulgaria, kata pejabat UNICEF itu.

 

Di dalam satu seruan yang penuh emosi, Poirier menyerukan agar perlindungan buat anak-anak migran tersebut menjadi topik perhatian khusus, terutama selama bulan-bulan musim dingin.

 

Menurut Poirier, UNICEF menghadapi tantangan pertama yang tak pernah ada sebelumnya. Sementara sebagian besar sumber daya organisasi itu mengalir ke arah krisis di Afrika atau Timur Tengah, Eropa hanya memikul tiga persen dari seluruh anggaran tersebut.

 

Menteri urusan dalam negeri dan kehakiman negara anggota Uni Eropa pada 14 September menyepakati keputusan untuk merelokasi 40.000 pencari suaka dari Italia dan Yunani. Pada 22 September, mereka menyepakati relokasi sebanyak 120.000 pencari suaka lagi dari negara anggota Uni Eropa yang terpengaruh langsung oleh krisis pengungsi.

 

Penerbangan relokasi-pengungsi pertama berdasarkan rancangan baru dilakukan pada 9 Oktober, ketika 19 pencari suaka Eritrea direlokasi dari Italia menuju Swedia. Sebanyak 86 pencari suaka sejauh ini telah direlokasi dari Italia berdasarkan rancangan baru tersebut. (*)

 

 

Editor :
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  UNICEF Peringatkan Mengenai “Krisis” Saat Perempuan-Anak-Anak Mengungsi