Pembukaan Sawah 1,2 Juta Ha oleh TNI Hadapi Kendala dari Pemilik Ulayat

share on:
lahan
KASAD saat tiba di Bandara Mopah dan dijemput Bupati Merauke, Romanus Mbaraka. Jubi/Frans L Kobun

Merauke, Jubi – Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad), Jenderal Mulyono, Jumat (6/11/2015) menyempatkan diri melakukan peninjauan pembukaan lahan pertanian di Kampung Yabamaru, Distrik Tanah Miring, Kabupaten Merauke. Kegiatan pembukaan lahan oleh TNI itu merupakan program pemerintah pusat, lahan seluas 1,2 juta hektar yang dicanangkan Presiden RI, Joko Widodo.

Kepada sejumlah wartawan, KASAD mengatakan, pembukaan sawah oleh TNI AD baru mencapai 14 persen atau sekitar 1.400 hektar dari total seluruhnya 10.000 hektar yang diprogramkan.

“Memang pekerjaan pembukaan lahan pertanian tetap jalan sebagaimana biasa. Tetapi masih ada beberapa kendala yang dihadapi. Banyak masyarakat setempat yang merupakan pemilik hak ulayat, belum 100 persen bersedia, karena status tanah adalah tanah adat,” ujarnya.

Masyarakat adat, lanjut KASAD, masih menuntut ganti rugi. Hanya saja, Kementerian Pertanian RI sudah melakukan kerja sama dengan TNI AD membuka lahan sawah di seluruh Indonesia.

Ditegaskan, TNI hanya membuka lahan, sedangkan hasilnya akan dinikmati masyarakat. “Kami akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat adat agar proyek sejuta hektar itu tidak terhambat,” ujarnya.

Ditambahkan, awalnya, lahan dibuka TNI 400 hektar dan meluas lagi menjadi 700 hektar. Kini baru mencapai 1.400 hektar dari total yang direncanakan 10.000 hektar. (Frans L Kobun)

Editor : Angela Flassy
Sumber :
COPYRIGHT JUBI 2016
QR:  Pembukaan Sawah 1,2 Juta Ha oleh TNI Hadapi Kendala dari Pemilik Ulayat